Kantor Pos Gratiskan Paket Bantuan ke Lombok

 
MALANG – PT Pos Indonesia (Persero) memberikan layanan gratis untuk pengiriman bantuan korban bencana gempa bumi di Lombok. Warga yang mengirimkan bantuan untuk korban bencana tidak akan ditarik biaya sepeserpun. 
Kepala Kantor Pos Malang, Agus Aribowo mengatakan, fasilitas pengiriman gratis ini program ’Pos Peduli Korban Bencana Alam Gempa Bumi di Pulau Lombok’. Program ini merupakan program nasional yang berlaku untuk seluruh Kantor Pos di seluruh Indonesia, mulai 8 hingga 31 Agustus.
”Ini merupakan progam sosial. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kantor Pos akan menyalurkan kebutuhan atau bantuan kepada para korban bencana alam di Lombok,’’ katanya.
Ditemui Malang Post, pengiriman bantuan itu bisa barang atau uang. Untuk barang per paket hanya 20 kilogram. Dan masyarakat boleh mengirim lebih dari satu paket. Dia mengatakan, membatasi perpaket 20 kilogram tak lain untuk memudahkan petugas dalam membawa atau menyalurkan bantuan.
”Seluruh kiriman bantuan ini akan dikirim dengan pos kilat, dimana bantuan yang dikirimkan sampai ke tempat tujuan dalam waktu satu hari,’’ tambahnya. Dia juga menjelaskan, untuk tata cara pengiriman sendiri tak berbeda jauh dengan pengiriman paket biasa.
Warga yang mengirimkan bantuan datang ke loket. ”Dari alamat yang ditulis itu langsung kita verifikasi. Jika alamat yang dituju, masuk dalam daftar posko bantuan, maka langsung kami proses. Ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya pengiriman barang pribadi dan tujuannya perorangan,’’ tambah Agus.
Dia juga menambahkan, bantuan akan disalurkan ke Pos Peduli Korban Bencana Alam Gempa Bumi Di Pulau Lombok, KP Mataram 83000 atau alamat “POSKO” yang sudah ditentukan oleh Pengirim untuk tujuan Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Timur.
Untuk barang yang dikirim, tambah Agus disarankan tidak dalam bentuk makanan yang mudah busuk/rusak dan barang berupa cairan. ”Untuk pengiriman uang, kami menggunakan rekening giro untuk kemudian disalurkan kepada para korban,’’ ungkapnya.
Sementara itu layanan pengiriman gratis ini seketika direspon warga maupun lembaga. Feri Ardiansyah salah satunya. Kemarin dia mendatangi Kantor Pos Malang untuk mengirimkan batuan ke Lombok. ”Bantuan ini merupakan hasil sumbangan dari para pegawai RSIA Husada Bunda. Isinya diantaranya adalah pakaian baru dan bekas layak pakai, selimut,’’ ungkapnya.
Pegawai bagian teknisi RSIA Husada Bunda ini memilih kantor pos sebagai tempat untuk mengirimkan barang, seiring dengan program layanan pengiriman gratis. ”Besok masih ada lagi. Yang jelas, barang yang kami kirim sesuai dengan ketentuan, yaitu setiap paketnya tak lebih dari 20 kilogram,’’ tambahnya. (ira/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :