Ketua RW Glintung, Setara Maestro Dunia


Malang Post - Hebat, Ketua RW 23 Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing Ir. Bambang Irianto sejajar dengan para tokoh nasional. Ia dan Malang Post, rencananya menerima penghargaan dari Unit Kerja Presiden (UKP) Pancasila pada Senin (21/8) di Jakarta Convention Center. Jika tak ada perubahan, penghargaan bakal diberikan Presiden RI Joko Widodo, pada Bambang dan 71 tokoh, maestro dunia.
Ya, penghargaan untuk Bambang ini terbilang istimewa. Pasalnya dari 72 tokoh nasional yang mendapat penghargaan terdapat nama-nama kelas dunia. Di antaranya sang Maestro bulutangkis yang juga peraih delapan kali All England Rudy Hartono. Rekor pebulutangkis Indonesia itu bahkan hingga kini belum terpecahkan.
Begitu pula Susi Susanti dan suaminya Alan Budikusuma, pengantin peraih medali emas Olimpiade ini juga mendapat penghargaan seperti yang diraih Ir. Bambang Irianto. Lalu ada nama Nyoman Nuarte, pembuat patung Garuda Wisnu Kencana yang sangat tersohor itu di Bali.
''Awalnya saya juga minder. Apa iya sekelas RW bisa mendapat penghargaan dari presiden. Sedangkan yang lainnya sekelas maestro dunia yang dalam waktu cukup lama. Tetapi kualitas proses membangun kampung Glintung dengan kaidah kaidah Pancasila dalam waktu empat hingga lima tahun bisa membawa Merah Putih disejajarkan dengan maestro dunia,'' kata Bambang Irianto.
Sebenarnya yang diundang di acara ini hanya Bambang Irianto bersama istrinya. Namun karena gerakan yang dilakukan warga Glintung melibatkan masyarakat, ia meminta menambah jatah. Alumnus Fakultas Teknik Universitas Brawijaya ini menghubungi panitia dan akhirnya disepakati sepuluh orang ikut. Hal ini wajar karena ada rombongan lain dalam jumlah besar yang mendapatkan penghargaan. Di antaranya pasukan tentara yang bertugas di perbatasan, timnas paralayang Indonesia. Mereka dipastikan datang tidak sendirian.
Di antara rombongan dari Kampung 3G, terdapat wartawan Malang Post yang juga pernah mengawal kampung ini ke Ghuangzhou Award di Tiongkok Desember tahun lalu.
"Tentu saja sangat bangga dengan penghargaan ini. Tetapi saya bangun kampung ini tidak berdasar untuk mendapatkan penghargaan," tegasnya.
Sementara itu, pada hari pertama di Jakarta, rombongan usai mendarat di Bandara Soekarno Hatta langsung menuju Hotel Sultan di Jakarta Pusat. Seluruh peserta yang akan mendapat penghargaan menginap di hotel yang dulu bernama Hilton Hotel ini.
"Hari ini kita hanya briefing saja untuk persiapan besok," kata Bambang Irianto.
Sementara itu, sore hari kemarin, panitia mewancarai seluruh peserta yang akan mendapat penghargaan. Termasuk Bambang Irianto yang menceritakan awal mula kampung Glintung yang dulunya dikenal kumuh, sarang penjahat. Namun dengan Gerakan Menabung Air kampung ini menjadi kampung yang sangat dikenal di Indonesia bahkan dunia berkat Sumur Injeksinya.(jon/ary)

Berita Lainnya :