KNPI Siap Libatkan Seluruh Orda


MALANG - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Malang siap menyemarakkan Asian Games torch relay tahun 2018, Jumat (20/7) mendatang. Tidak hanya mengerahkan 45 Organisasi Kemasyarakan Pemuda (OKP) untuk menyambut kegiatan yang juga disebut Pawai Obor Asian Games tahun 2018 ini, KNPI juga melibatkan seluruh Organisasi Kedaerahan (Orda) se-Kota Malang.
Ketua DPD KNPI Kota Malang, Hutama Budi Hindarta mengatakan, KNPI Kota Malang membawahi 45 OKP. Masing-masing OKP memiliki anggota puluhan hingga ratusan. ”Jika ditambah dengan anggota Orda, maka yang menyambut dan menyemarakkan nanti lebih banyak,’’ katanya.
Pria yang akrab disapa dengan Sam Abud ini mengungkapkan, secara teknis belum mendapatkan gambaran tentang penyambutan. Namun pihaknya akan sangat siap sedia. ”Beberapa waktu lalu memang ada surat dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), untuk terlibat dalam penyambutan torch relay. Tapi secara teknis belum dijelaskan, mungkin pekan depan akan ada rapat, untuk teknis lapangannya,’’ ungkapnya.
Surat dari Dispora ditambahkan Abud juga telah diteruskan kepada OKP-OKP di   bawah naungan KNPI. Dan rata-rata OKP siap terlibat dan menyambut torch relay. ”Secara lisan, OKP-OKP mengaku siap. Termasuk Orda juga siap,’’ ungkapnya.
Abud juga mengatakan, torch relay Asian Games tahun 2018 bukanlah kegiatan biasa. Terlebih di Kota Malang, dimana pihaknya juga melibatkan Orda. ”Bagi kami, torch relay ini sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan juga sebagai momentum untuk memperkokoh kesatuan dan persatuan,’’ ungkapnya. Kegiatan torch relay atau pawai obor ini, lanjutnya, juga sebagai moment dimana seluruh elemen masyarakat akan berkumpul. Tak hanya menyaksikan pawai, tapi juga memberikan dukungan penuh kepada Indonesia dalam event olah raga bergengsi di Asia Tenggara ini.
”Melalui kegiatan torch relay ini, kita tunjukkan dukungan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kita berharap, Indonesia berhasil memenangkan Asian Games tahun 2018 dengan perolehan medali terbanyak,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Malang Nuzul Nurcahyo mengatakan Kota Malang siap menyambut dan menyemarakkan Asian Games torch relay dengan meriah. Untuk itu, panitia juga melibatkan seluruh elemen masyarakat, organisasi, pelajar, komunitas, pelaku usaha maupun seniman. Mereka tak sekadar melihat pawai obor, tapi mereka juga akan melakukan atraksi. Atlet pencak silat dan karate salah satunya, dikatakan Nuzul tak hanya mengiringi tim saat berlari dengan membawa obor. Tapi sepanjang jalan, mereka juga akan melakukan atraksi.
Termasuk atlet sepatu roda dan komunitas BMX, sepanjang perjalanan akan melakukan free style.
”Kami ingin mempersembahkan yang terbaik dan semeriah mungkin,’’ ungkap pria yang juga didapuk sebagai koordinator panitia lokal torch relay Kota Malang ini.
Sementara untuk para pelaku usaha, dikatakan Nuzul, dilibatkan dengan mengikuti event bazar yang dibuka di kawasan Balai Kota Malang. ”Puncak kegiatan penyambutan torch relay di Balai Kota Malang. Karena di sini, obor Asian Games 2018 juga akan disemayamkan, hingga pukul 00.00,’’ tandasnya.
Sedangkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Zulkifli Amrizal mengatakan sebagai koordinator publikasi, berharap banyak masyarakat yang berperan dan ikut menyemarakkan kegiatan ini.
”Baliho, umbul-umbul maupun banner yang isinya mengfinformasikan rangkaian kegiatan torch relay sudah terpasang 95 persen. Intinya kami Pemerintah Kota Malang sangat siap dengan event ini,” tandasnya.(ira/han)

Berita Lainnya :