Komunitas AABI Malang Raya Gelar Kopi Darat


MALANG - Komunitas Agus Agus Bersaudara (AABI) Malang Raya, kemarin menggelar kegiatan kopi darat rutin bergilir  di Villa Gunung Buring, Jalan Bandara Eltari Tengah 1 VH 07 Malang dan dihadiri  sekitar 50 anggota dari 160 anggota AABI Malang Raya.
Dalam pertemuan kali ini, komunitas yang baru dua tahun berdiri selain mengadakan pertemuan rutin, juga mengadakan kegiatan pemberian materi kepada anggota tentang bisnis melalui online dengan tema Omzet Meroket dengan Isntragram, oleh salah satu pakar IT asal Kediri, Agus Riyadi.
Ketua AABI Malang Raya, Agus Wahyudi mengatakan jika kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin. Selain memperat jalinan silahturahmi, juga sebagai ajang sharing bagi anggota, sehingga hasil dari pertemuan tersebut menghasilkan kegiatan yang berguna.
Baik untuk  anggota AABI Malang Raya sendiri maupun masyarakat Kota Malang. Dalam perjalanannya, komunitas yang mempunyai seketariat di kawasan Singosari juga melakukan berbagai kegiatan sosial di Malang Raya.
Seperti mengadakan sunatan masal, menyatuni anak yatim piatu, bahkan perkumpulan yang terdiri dari berbagai element ini juga mempunyai bengkel kreasi  untuk berbagai kerajinan. “Komunitas kami bukan komunitas politik,” tegas Mas Beken, sapaan akrabnya.
“Ini murni tempat kita menjalin persaudaraan untuk mereka yang mempunyai nama depan Agus  dan kami juga sudah mempunyai badan hukum dan AD/RT,” tambah dia. AABI sendiri merupakan salah satu komunitas bagi siapa saja yang mempunyai nama depan Agus.
Baik itu pria maupun wanita. Komunitas AABI ini sendiri, didirikan di Bandung, 13 Desember 2015  yang anggotanya tersebar di seluruh Indonesia dengan naungan pengurus AABI di setiap kota. “Pendaftarannya cukup hanya menggunakan KTP dan bernama depan Agus,” tegasnya.
Masih menurut Agus Wahyudi, untuk  merekrut anggota AABI, selain dari media sosial juga melalui pesan berantai dari anggotanya ke kerabat atau temannya. Bukan nama Agus saja yang dapat masuk ke komunitas ini.
Nama Bagus dan Agustina pun diperbolehkan untuk gabung. Sedangkan bagi mereka belum cukup umur atau usianya masih di bawah 17 tahun pihak AABI akan mendata saja. “Saya berharap, kedepan komunitas ini anggotanya semakin bertambah,” tegas dia.
Sehingga komunitas ini dapat memberikan sumbangsih yang bermanfaat baik untuk anggota maupun masyarakat umum.  Rencananya, AABI Malang Raya akan mengikuti kopi darat di Semarang, 15 - 16 Desember, dan  AABI Malang Raya akan mengirimkan beberapa delegasi yang mengikuti kegiatan tersebut. (mp2/mar/sir)

Berita Terkait

Berita Lainnya :