Korban Bertambah, Dua Siswa Melapor


MALANG – Kasus dugaan pencabulan siswa SDN Kauman 3 Malang oleh oknum gurunya, semakin panjang. Sabtu siang lalu sempat diberitakan bahwa ada satu siswa yang melapor sebagai korban kasus cabul. Pada Minggu, Polres Makota mengkonfirmasi jumlah laporan dugaan percabulan bertambah lagi.
Satu orang siswa lainnya, ikut melaporkan oknum guru berinisial I karena diduga melecehkan siswa secara seksual. Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan hal tersebut.
“Yang laporan, sampai saat ini, sementara ada dua siswa,” kata Komang kepada wartawan, dikonfirmasi.
Saat ini, proses hukum sedang dalam tahapan pengaduan. Polisi belum meningkatkan status kasus menjadi penyelidikan. Karena, pihak kepolisian masih meminta barang bukti berupa hasil visum siswa yang diduga menjadi korban percabulan oknum guru. Begitu barang bukti lengkap, proses penyelidikan bakal dilakukan sesuai tahapan hukum.
Apalagi, sudah ada dua laporan, yang bisa dijadikan dasar untuk keterangan saksi korban. Dengan dua saksi dan alat bukti, kasus percabulan ini bisa saja bergulir ke tahapan berikutnya. Komang menyebut dugaan percabulan oknum guru terhadap siswanya ini, akan berlanjut begitu hasil visum keluar.
“Hasil visumnya sendiri masih beberapa hari lagi,” tambah Komang.
Dari informasi yang dihimpun, oknum guru yang dilaporkan melakukan pencabulan, disebut-sebut sebagai guru olahraga. Pria berinisial I ini juga dikabarkan sudah mendekati masa pensiun. Cerita soal kasus ini sebenarnya sudah beredar sejak akhir bulan Januari 2019.
Saat awak media melakukan konfirmasi ke pihak SDN Kauman 3 pada 31 Januari 2019 lalu, para guru enggan memberi konfirmasi resmi. Mereka juga meminta agar informasi ini tidak diangkat menjadi berita.
“Tolong jangan ditulis,” ujar salah satu guru saat awak media datang melakukan konfirmasi beberapa waktu lalu.

Berita Terkait

Berita Lainnya :