Mulyanto CS Divonis, Jaksa KPK Beri Sinyal Babak Baru

MALANG-10 dari 22 mantan anggota DPRD Kota Malang divonis rata-rata empat tahun penjara oleh hakim Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (4/4) kemarin. Selain wajib mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 200 juta, hak politik mereka dicabut tiga tahun lamanya. (baca grafis, Red). 
Dari 10 mantan anggota dewan  itu, ketua majelis hakim Cokorda Gede Arthana SH menjatuhkan hukuman paling berat kepada Mulyanto. Ia dihukum penjara empat tahun, enam bulan. Selebihnya  Sony Yudiarto dan Teguh Puji Wahyono divonis empat tahun, dua bulan penjara. 
Untuk diketahui, 10 orang politisi dari berbagai partai politik itu merupakan bagian dari 22 mantan anggota dewan yang dijerat KPK tahun lalu. Mereka tersangkut kasus uang pokok pikiran (pokir) PAK APBD Kota Malang tahun 2015, suap pembahasan APBD tahun 2015 dan uang sampah. Masih 12 mantan dewan lainnya yang kini menunggu vonis Pengadilan Tipikor. Sedangkan 18 mantan anggota dewan lainnya kini sudah menjalani hukuman di sejumlah lembaga pemasyarakatan di Jawa Timur. 
Ketua Majelis Hakim Cokorda Gede Arthana  SH menilai 10 terdakwa itu melanggar pasal 12 a dan pasal 12 b, UU 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam pembacaan vonis disebutkan pula beberapa pertimbangan. 
“Ada fakta-fakta persidangan dan sikap terdakwa yang kemudian meringankan dan memberatkan. Pertimbangan meringankan, terdakwa mengakui perbuatannya dan tidak berbelit-belit,” katanya. “Hal yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung program pemerintah memberantas tindak pidana korupsi serta merusak marwah dan citra DPRD Kota Malang,” sambungnya saat membacakan putusan. 
Selain dijatuhi hukuman penjara, 10 mantan anggota DPRD Kota Malang ini juga diminta mengganti uang kerugian negara sebesar Rp 200 juta. Mereka juga diberi hukuman tambahan, yakni mencabut hak politik selama tiga tahun lamanya. 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Arif Suhermanto SH mengatakan, dari 10 terdakwa, hanya Soni Yudiarto yang belum mengembalikan kerugian negara. “Untuk hal itu kami masih memikirkan untuk banding atau tidak” jelasnya. 
Sementara itu dilanjutkan Arif, saat ini masih ada 12 mantan anggota DPRD Kota Malang yang menunggu vonis. Yakni Diana Yanti, Sugiarto, Afdhal Fauza, Syamsul Fajrih, Hadi Susanto, Ribut Haryanto dan Indra Tjahyono. Selain itu, Imam Ghozali, Mohammad Fadli, Bambang Triyoso, Asia Iriani, dan Een Ambarsari. Mereka segera menjalani agenda pledoi kemudian putusan. 
Terkait kelanjutan proses hukum, Arif Suhermanto memberi sinyal proses hukum terkait suap mantan anggota dewan masih terus berlanjut. Hal itu sekaligus pertanda bakal ada babak baru lagi. Hanya saja, jaksa KPK itu belum memberi penjelasan detail. (ica/van) 
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :