Oppo Kembali Dipolisikan, Wali Kota Malang Juga Minta Klarifikasi


MALANG - Permintaan maaf manajemen Oppo atas viralnya video botol bir dan wine di meja buka puasa bersama belum cukup. Senin (20/5) kemarin giliran Pemkot Malang panggil manajemen Oppo. Sedangkan di Polres Malang Kota (Makota), LIRA Malang Raya mengadukan video viral itu.
Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memastikan sudah melayangkan surat kepada manajemen Oppo. Orang pertama di Pemkot Malang itu ingin mendengar secara langsung klarifikasi dari manajemen Oppo. Alasannya banyak fakta yang harus dikuak karena selama ini hanya video saja yang dilihat publik.
"Saya sudah lihat videonya. Di situ kami mendengar ada yang mengucapkan bahwa sudah waktunya berbuka dan di meja terdapat air mineral dan bir. Bisa jadi itu dari penyelenggaranya bukan peserta sendiri-sendiri," ungkap Sutiaji.
Seperti diberitakan Malang Post sebelumnya beredar potongan video botol bir dan wine di atas meja saat buka puasa bersama. Setelah ditelusuri, ternyata event buka puasa bersama Oppo Malang. Tempatnya di salah satu hotel di Jalan S Parman. Pekan lalu, sebuah ormas mengadukan ke polisi setelah gagal menemui manajemen Oppo Malang. Polres Makota  kemudian melakukan mediasi dilanjutkan permintaan maaf  perwakilan Oppo.
Beredarnya video tersebut membuat masyarakat resah. Karena itulah Sutiaji meminta klarifikasi secepatnya dari manajemen Oppo. "Kalau memang hari ini (kemarin,red) mereka bisa datang, tentu akan lebih baik. Kekhawatiran kami selama ini terbukti, apa yang kami antisipasi selama ini terbukti terjadi," tambahnya.
Klarifikasi akan melibatkan sejumlah tokoh di Kota Malang. Sekaligus meminta penjelasan terkait adanya minuman keras (miras) yang disajikan dalam acara buka puasa bersama.
"Karena masih ada Whatsapp yang masuk ke kami, mintanya pihak Oppo minta maaf terbuka. Nanti kalau bisa saya akan mengundang para tokoh, karena ini kan memantik situasi yang kurang kondusif juga," tandas Sam Aji, sapaan akrab Sutiaji.
Ia menambahkan selama ini Pemkot Malang sudah melakukan berbagai upaya mencegah adanya kejadian serupa. Termasuk surat edaran yang sudah disampaikan untuk menjaga suasana bulan Ramadan.
"Surat edaran yang sudah saya antisipasi ternyata kan ini dilakukan. Demonstratif itu ya seperti ini, kecuali dia dalam kondisi tidak berbuka," tandas mantan Wawali Kota Malang ini.
Sementara itu, kemarin DPRD Kota Malang melayangkan surat resmi kepada manajemen Oppo. Surat bernomor 005/    /35.73.200/2019 ditujukan kepada Regional Manager Oppo Malang dan PIC Event Oppo Malang.
Surat yang ditandatangani Ketua DPRD Kota Malang Bambang Heri Susanto itu berisi pemanggilan untuk klarifikasi acara buka puasa bersama Oppo. Sesuai surat tersebut, klarifikasi di dewan dilakukan Kamis (23/5), pukul 12.00 WIB, di ruangan Komisi A.  

Berita Terkait

Berita Lainnya :