Oppo Tak Sensitif, Didesak Minta Maaf Secara Terbuka


MALANG - Kasus viralnya video botol bir tersaji di meja buka puasa bersama Oppo Malang cepat dimediasi. Namun manajemen Oppo didesak minta maaf secara terbuka kepada publik. Di sisi lain, Satpol PP Kota Malang kecolongan atas beredarnya minuman keras (miras) selama bulan Ramadan.  
Kapolres Malang Kota (Makota) AKBP Asfuri dan sejumlah tokoh agama langsung turun tangan. Yakni memfasilitasi mediasi, Jumat (17/5) malam sehingga bisa meredam situasi.
“Setelah video ini viral dan ada pengaduan, pihak Oppo dipertemukan dengan ormas yang komplain, difasilitasi Polres Makota,” kata Asfuri kepada wartawan di kantornya, Sabtu (18/5).
Dalam pertemuan itu, perwakilan Oppo Indonesia dan Oppo Malang meminta maaf kepada ormas yang mengadukan video itu dan umat Islam. Mereka juga sowan ke Ketua MUI Kota Malang, KH Baidlowi Muslih dan Ketua PCNU Kota Malang, Gus Isroqunnajah.  
Asfuri meminta kejadian ini jangan sampai terulang lagi. “Ini pelajaran bagi semuanya, instansi atau warga yang gelar buka puasa bersama. Jangan dikotori dengan tindakan yang tidak pantas dan melanggar norma agama,” tegasnya.
Menurut Asfuri, pihak hotel di kawasan Jalan Letjen S Parman tempat berlangsungnya buka puasa bersama hanya menyediakan makanan dan minuman. Sementara, minuman keras yang masuk di acara tersebut, dibawa oleh oknum yang ada di acara.  
Sebelumnya beredar potongan video botol bir di atas meja saat buka puasa bersama. Setelah ditelusuri, ternyata event buka puasa bersama Oppo Malang. Tempatnya di salah satu hotel di Jalan S Parman.
Potongan video itu diunggah akun Facebook Eko WP, Rabu (15/5) lalu. Dalam postingannya, ditulis pula teks video:  “Bulan Ramadan dan acara bukber menurut kami adalah kegiatan keagamaan yang sakral, jadi jangan dibenturkan antara halal dan haram,” kicaunya.
Sementara video sejenis dari acara yang sama diposting akun Malangku1. Video berjudul Buka Puasa Oppo Malang itu, ‘Pantaskah Buka Ada Suguhan Miras?’ menunjukkan orang yang berupaya membuka sebuah botol wine. Lalu, terdengar kata-kata orang pemegang pengeras suara dari atas panggung yang logatnya tidak lancar berbahasa Indonesia.
“Yang di meja ada mau Aqua isi Aqua, yang bir ada juga,” kicau suara ini. Netizen ramai-ramai mengecam Oppo di Malang, dan berbagai akun di Youtube dan Instagram, mengabaikan copyright lalu mengunggah potongan video tersebut.

Berita Lainnya :