Ornamen Kubah Jadi Ganjalan DED Islamic Center

 
MALANG – Pembangunan Islamic Centre akan segera diwujudkan Pemkot Malang. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Malang tengah mematangkan Detail Engineering Design (DED) yang akan dibangun nantinya. Harapannya, Islamic Center memiliki daya tarik tersendiri yang memiliki karakter kuat Kota Malang.
Hal itu terungkap dalam Pembahasan Laporan Antara (Interim Report) Oleh Konsultan Perencanaan (DED) Islamic Center di Sahid Montana Hotel, Rabu (23/8) kemarin. Di atas lahan seluas 5,6 hektare itu rencananya akan dibangun masjid, gedung serbaguna, asrama, miniatur Kakbah, dan juga hutan kota. Gambar rencana Islamic Center dipaparkan kemarin oleh pihak konsultan untuk mendapatkan banyak masukan untuk desain Islamic Center Kota Malang ini.
“Kami harapkan Pada Oktober DED ini sudah tuntas. Sehingga dapat segera dilakukan lelang pembangunannya. Kami mencari desain yang terbaik untuk Islamic Center, karena itu DED ini terus dimatangkan,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Malang Hadi Santoso kepada Malang Post.
Untuk tahap awal pembangunan, menurutnya akan dianggarkan Rp 40 miliar. Anggaran itu untuk pembangunan perkantoran pengelola, Gedung serba Guna serta sarana pendidikan  ”Sekarang ini merupakan pertemuan ke dua. Pertemuan pertama kami gelar 12 Juli lalu di Hotel Gajahmada. Dan setelah pertemuan ini, ada pertemuan lagi awal September mendatang untuk penuntasan DED,’’ urainya. 
Yang pasti menurut dia, pekerjaan konsultan wajib selesai Oktober. Sehingga pada November 2017 nanti, DPUPR sudah siap melakukan lelang fisik. ”Dari lelang fisik tersebut, pengerjaannya dilakukan tahun 2018 mendatang dari anggaran tahun 2017 yang sudah dialihkan,’’tambah Soni.  Dialihkan, dijelaskan Soni yaitu dimana anggaran Rp 40 miliar sudah dianggarkan pada APBD tahun 2017, dan langsung dijadikan Silpa tahun 2017. Sehingga tahuin 2018 nanti dianggarkan lagi. 
Dalam pembahasan kemarin, desain kubah dan menara masjid menjadi konsen untuk ditonjolkan karakter kuatnya sebagai Islamic Center Kota Malang. Ornamen atau bentuk dua bangunan itu akan di desain dengan karakter yang kuat dengan ciri khas Kota Malang. Karena akan ada beberapa revisi gambar kubah dan juga pilihan ornamen yang pas dan memiliki ciri khas Kota Malang dalam bangunan kubah dan menaranya.
“Pemilihan ornamen dalam masjid dan kubah akan sangat banyak mendapat perhatian. Karena itu ornamennya harus kuat bercirikan karakter Kota Malang. Begitu juga dengan kubahnya,” ujar Usptad Misbahul Munir, salah satu juri lomba desain Islamic Center, yang ikut memberikan masukan kepada konsultan DED.
Masukan-masukan itu akan dibahas lagi untuk di konkretkan, sehingga Oktober DED sudah final dan dapat segera dibangun fisiknya. (ira/aim)

Berita Lainnya :