PDAM Mulai Optimalkan Sumber Air Merjosari


MALANG – Kebutuhan air baku air minum untuk memenuhi kebutuhan pelanggan PDAM Kota Malang semakin meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan itu, PDAM Kota Malang akan membangun beberapa sumber air baru berupa sumur bor, dan pemanfaatan sumber air yang ada di Merjosari.
Pembangunan sumur bor akan di konsentrasikan di wilayah Tlogomas dan Mbetek yang menjadi prioritas pada tahun ini. Mengingat wilayah itu menjadi sentral, termasuk untuk mensuplay pasokan air di wilayah itu. Direktur Utama PDAM Kota Malang M Nor Muhlas mengungkapkan, pihaknya akan melakukan berbagai upaya supaya masyarakat Kota Malang mendapatkan air dengan kualitas yang terjamin serta layak minum.
"Kami akan melakukan inovasi untuk mengadakan sumber air baru, salah satunya dengan sumur bor. Sehingga, bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk ketersediaan air bersih," kata Muhlas di kantor PDAM, kemarin.
Saat ini sudah ada delapan sumur bor yang ada di Kota Malang. Jumlah itu akan terus ditambah. Sedangkan, pemanfaatan sumber mata air di Merjosari yang selama ini belum tegarap akan dilakukan pembangunannya.
Debit air di sumber mata air yang ada di Merjosari cukup besar mencapai 150 liter per detik. Tahun ini masih dilakukan DED untuk pembangunannya, termasuk untuk sumur bor di beberapa titik “Kami berupaya menjadi PDAM yang mandiri. Mengurangi ketergantungan dari daerah lain. Bahkan, kami juga akan melakukan pemanfaatan air permukaan. Sudah ada uji pra FS yang dilakukan di dua sungai,” ungkapnya.
Direktur Teknik PDAM Kota Malang Ir. Ari Mukti, MT. menambahkan, PDAM Kota Malang menargetkan selama lima tahun akan ada penambahan pelanggan sebanyak 50 ribu pelanggan baru. Setiap tahun ditargetkan ada 10 ribu sambungan rumah (SR) yang dapat tersambung.
“Kami juga akan membangun 10 resevoar untuk optimalisasi pelayanan kepada pelanggan. Karena kami ingin mewujudkan PDAM Kota Malang yang mandiri,” tambahnya. (tea/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :