Pedagang Pasar Bunul Boyongan ke Pasar Baru


MALANG - Pedagang Pasar Bunul sudah mulai  menempati pasar hasil revitalisasi yang dilakukan pemerintah pusat. Kios di tempat relokasi yang ada di depan pasar, juga sudah mulai dibongkar. Rencananya, pasar itu akan diresmikan pada 13 Maret  mendatang.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto mengungkapkan, saat ini, seluruih pedagang sudah mulai masuk kembali ke dalam pasar yang baru di revitalisasi.
"Untuk keseluruhannya jumlah loss yang tersedia sebanyak 180 dan 7 bedak," kata Wahyu Setianto kepada Malang Post, kemarin.
Pihaknya juga sudah mempersiapkan lahan khusus untuk tempat parkir. Rencananya, akan dilakukan pengaspalan ulang. Lahan itu bisa dimanfaatkan oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan berjualan pada malam hari. "Kalau pedagang sudah masuk semua, bedak-bedak kayu akan dibongkar. Kami berencana akan melakukan pengaspalan ulang. Supaya penataan parkir lebih memadai," ujarnya.
Selain pedagang Pasar Bunul, pedagang Pasar Gadang juga sudah mulai melakukan pindahan. "Pedagang Pasar Gadang lama juga sudah mulai masuk ke dalam. Mudah-mudahan bisa segera menempati tempat baru," terangnya.
Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan peresmian formal untuk pembukaan tiga pasar baru. "Yakni Pasar Bunul, Pasar Gadang dan Pasar Klojen. Kemungkinan tempatnya di Pasar Klojen," jelas dia.
Selain Pasar Bunul, Dinas Perdagangan Kota Malang juga akan melakukan revitalisasi terhadap beberapa pasar lain, yakni Pasar Kasin, Pasar Mergan, Pasar Sawojajar dan Pasar Sukun. "Untuk Pasar Kasin dan Mergan, tahun ini akan kami lakukan pembangunan. "Untuk kedua pasar ini, kami menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat," tambahnya.
Untuk Pasar Kasin akan menggunakan DAK sekitar Rp 636 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk membenahi atap yang sudah mulai usang. "Kalau pembenahan lantai sudah dilakukan. Kami juga akan membenahi sirkulasi udara. Kalau dirubah total, relokasi disana susah," kata dia.  (tea/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :