Pedagang Pasar Sawojajar Segera di Relokasi


MALANG - Dinas Perdagangan Kota Malang kembali melakukan revitalisasi pasar. Tahun ini, ada empat pasar yang menjadi prioritas, Pasar Kasin,  Pasar Mergan, Pasar Sawojajar dan  Pasar Sukun. Setelah melakukan relokasi terhadap pedagang Pasar Mergan, Minggu ini, Dinas Perdagangan Kota Malang mulai melakukan persiapan untuk relokasi Pasar Sawojajar.
Kepala Disdag Kota Malang, Wahyu Setianto mengungkapkan, pekan ini, pihaknya sudah mulai membangun lapak sementara untuk sekitar 180 pedagang di Pasar Sawojajar.
"Kami masih akan membangun lapak sementara. Kemungkinan, dalam waktu dua minggu ke depan sudah jadi," terang Wahyu ditemui Malang Post, Jumat (19/7).
Setelah lapak sementara tersebut jadi, para pedagang akan direlokasi sementara. Setelah itu, baru bisa dilakukan revitalisasi. "Untuk revitalisasi, kami menggunakan dana sebesar Rp 3,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)," terang dia.
Selain itu, pihaknya juga sudah mulai melakukan relokasi terhadap para pedagang di Pasar Kasin. "Untuk Pasar Sukun, masih kami buat perencanaan. Nantinya, akan direlokasi di depan makam Sukun," jelas dia.
Lebih lanjut, dia menguraikan, total anggaran yang dikucurkan untuk revitalisasi pasar mencapai Rp 12,5 miliar. Untuk Pasar Sukun Rp 6 miliar, Pasar Sawojajar Rp 3,5 miliar, Pasar Mergan Rp 2,4 miliar, serta Pasar Kasin Rp 600 juta.
 "Untuk Pasar Sukun dan Sawojajar menggunakan APBD. Sementara untuk Pasar Mergan dan Kasin dari DAK (Dana Alokasi Khusus). Khusus Pasar Kasin, sesuai anggarannya untuk perbaikan atapnya saja," jelas dia.
Pada kesempatan tersebut, Wahyu menambahkan, seteleh revitalisasi pasar tersebut selesai, Disgdag akan melakukan revitalisasi terhadap enam pasar pada tahun 2020. Enam pasar tersebut diantaranya, Pasar Tawangmangu, Pasar Madyopuro, Pasar Embong Brantas, Pasar Lesanpuro, Pasar Kedungkandang dan Pasar Kotalama. "Untuk pembangunan pasar tersebut, saat ini kami lakukan Detail Engineering Design (DED). Kemudian, baru dibuatkan kisaran anggaran baru kami ajukan ke pusat," tandas dia.(tea/aim)

Berita Terkait