Pelunasan Biaya Haji Mulai Dibuka


MALANG - Pelunasan biaya haji reguler mulai dibuka sejak Senin (16/4) . Sesuai jadwal, pelunasan dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama dibuka Senin 16/4/2018  hingga Mei mendatang.
Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Malang H. Mohtar Hazawawi mengatakan, pelunasan biaya haji ini mengacu dari Surat Kemenag bernomor B-13008DJ/Dt.II.II.1/KS.02/04/2018. Dalam surat tertanggal 13 April 2018 itu menyebutkan jadwal pelunasan biaya haji reguler tahap pertama 16 April – 4 Mei 2018, dan tahap ke II yaitu 16 Mei – 25 Mei 2018.
Pelunasan tahap I ini dikatakan Mohtar dilakukan oleh calon jamaah haji (CJH) yang tak bisa melunasi tahun lalu, dan yang berangkat tahun ini.  ”Sedangkan untuk tahap II, pelunasan dapat dilakukan oleh CJH yang gagal melakukan pelunasan akibat terjadi gagal sistem di Kemenag, penggabungan suami istri, lansia di atas 75 tahun sesuai dengan urutan, dan CJH cadangan dengan urutan sesuai sistem,’’ jelas Mohtar.
Dia menyebutkan, untuk penggabungan suami dan istri, orang tua atau anak serta CJH cadangan  tergantung pada kuota yang tersisa.
Karena itulah tambah Mohtar, untuk penggabungan jamaah yang suami dan istri, orang tua atau anak kandung, serta lansia di atas 75 tahun berikut pendampingnya dapat mengajukan percepatan perpanjangan secara tertulis. Pengajuan ditujukan ke Kemenag Kabupaten/Kota dimana mereka mendaftar sebelumnya.
Mohtar menyebutkan, tahun 2018 ini, kuota haji Kota Malang sebanyak 1.190. Mereka yang berangkat tahun ini merupakan, CJH yang daftar pada pertengahan tahun 2010 lalu.
Sementara untuk pelunasan biaya haji, tambah Mohtar ada yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana saat pelunasan, jamaah wajib melakukan pemeriksaan kesehatan tahap dua. Hasil pemeriksaan itu juga disertakan saat melakukan pelunasan haji.
”Tahun lalu, pemeriksaan kesehatan tahap II dilakukan setelah pelunasan selesai. Tapi tahun ini sebelum pelunasan. Ini merujuk pada surat edaran yang dikirimkan Kemenag pada kami. Dan disitu diatur jelas, bahwa CJH yang belum melakukan tes kesehatan tahap II maka tak boleh melakukan pelunasan,’’ tambahnya.
Mohtar tidak mengetahui secara detail alasan adanya perubahan syarat tersebut. Tapi dari bahasa yang tertulis, dia menerjemahkan bahwa CJH yang berangkat ke tanah suci nanti betul-betul dalam kondisi sehat.
Sementara di hari pertama pelunasan tahap satu dibuka , Mohtar mengatakan banyak CJH yang datang ke kantornya. Mereka menyerahkan bukti-bukti pelunasan, termasuk tes kesehatan tahap II. Kedatangan CJH ini  langsung diinput petugas pada sistem informasi di Kemenag, untuk kemudian dilakukan proses selanjutnya.
”Setelah ini kami menunggu informasi dari Kemenag. Yang jelas CJH yang sudah melakukan pelunasan, langsung kami input datanya, untuk mendapatkan nomor kursi,” tandasnya.(ira/van)

Berita Terkait

Berita Lainnya :