Pemkot Manjakan 901 Pemudik Gratis


MALANG – Sebanyak 901 pemudik gratis dari Kota Malang menuju beberapa kota dan kabupaten di Jawa Timur, Jumat (8/6) kemarin, bisa berangkat mudik dengan nyaman. Mudik gratis bareng Pemkot Malang itu diberangkatkan dari depan Balai Kota Malang sebanyak 19 bus.
Sekitar pukul 07.30 WIB, Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto bersama dengan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Kusnadi dan Forkompimda Kota Malang memberangkatkan 19 bus mudik gratis bersama Pemkot Malang. 10 bus bantuan dari Pemprov Jatim dan 9 bus dari Pemkot Malang.
“Setiap tahunnya Pemkot Malang akan menggelar mudik gratis seperti ini. Jadi, bagi yang mudik di wilayah Jawa Timur bisa memanfaatkan fasilitas mudik gratis dengan aman dan nyaman ini. Alhamdulillah, setiap tahun jumlah pemudik yang diberangkatkan terus bertambah,” kata Sekda Kota Malang Wasto.
Menurutnya, Pemkot Malang memfasilitasi penyediaan transportasi mudik gratis secara aman dan nyaman bagi para pemudik untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan. Serta secara ekonomis mampu menghemat biaya yang harus dialokasikan para pemudik selama lebaran tahun ini.
Selain itu, kegiatan ini juga dapat menambah kebersamaan serta mempererat silaturrahmi antar sesama pemudik. Sehingga diharapkannya program tersebut terus dilanjutkan di masa mendatang.
“Pemudik juga mendapatkan berbagai fasilitas, termasuk konsumsi untuk jaga-jaga di jalan apabila ada yang tidak kuat puasa dalam perjalanan. Tapi harapannya tetap bisa menjaga puasanya dengan baik,” terangnya.
Wasto juga menitipkan salam dari Pemkot Malang untuk sanak keluarga pemudik di kota tujuan masing-masing. Ia juga mengimbau agar mereka memanfaatkan momen libur lebaran dengan sebaik-baiknya.
"Jagalah kesehatan selama dan setelah berlebaran nanti. Agar sekembali dari kampung halaman, Anda semua akan kembali beraktifitas dengan baik di kota kita tercinta ini," tambahnya.
Suasana semakin meriah setelah beberapa pemudik juga ikut menggelar doa bersama agar perjalanan mudik selamat sampai kota tujuan masing-masing.
Penumpang asal Bojonegoro, Ratih Ayu Viati mengatakan, ia sangat senang dengan hadirnya program mudik gratis tahun ini. Sebab selain gratis, ia yakin melalui program ini perjalanan mudiknya aman sampai kota tujuan.
"Setidaknya menghemat biaya. Apalagi kalau menjelang lebaran tarif bus naik. Selain itu lebih aman karena ada pengawalan dari petugas Dishub. Tidak desak-desakan juga," tandas wanita berambut lurus ini.
Tak hanya itu, Yuvita Dwi Agnie Bestyana juga mengatakan senang akhirnya ia bisa mendapat kesempatan mengikuti program mudik gratis bersama ibunda tercinta. Perjalanan yang ditempuh ke Madiun kali ini dengan bus gratis jurusan Ponorogo terasa berbeda dari biasanya.
"Akhirnya bisa menikmati fasilitas pemerintah. Semua penumpang mendapat goodiebag dan di dalam bus juga ada majalah yang bisa dibaca selama perjalanan," terang wanita lulusan Universitas Negeri Malang ini. (mg6/aim)

Berita Lainnya :