Pemkot Siapkan Makam Bersama Semua Agama


MALANG - Pemkot Malang menganggarkan Rp 5 miliar untuk mendapatkan tambahan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) baru di Kota Malang. Karena keberadaan lahan makam di Kota Malang sudah semakin menyempit dan membutuhkan lahan baru.
“Dianggarkan RP 5 miliar untuk pembelian lahan makam. Lokasinya Disperkim yang tahu”, jelas Sutiaji kepada Malang Post.
Orang nomor satu di Pemkot Malang ini menjelaskan, jika Pemkot Malang akan mencari lahan tersebut untuk membentuk TPU yang dapat digunakan bersama-sama. Maksudnya tidak terkhusus pada satu dua agama saja.  Akan tetapi semua agama diperbolehkan. Hal ini dilakukan untuk menambah nuansa guyub dan rukun antar beragama di Kota Malang yang memiliki predikat kota terkondusif di Jawa Timur.
“Semuanya nanti disana. Nanti mungkin juga bisa jadi tempat pemakaman mantan-mantan pejabat Kota Malang juga,” terang Sutiaji.
Menambahkan, Sekda Kota Malang Drs Wasto, TPU yang baru nanti itu akan difungsikan untuk semua agama dan rencana realisasi itu sudah harus selesai pada 2023. “Betul untuk semua agama dan sudah harus selesai di 2023,” terangnya.
Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Pertanahan Disperkim Kota Malang, Lilis Pujiharti menjelaskan, Disperkim telah mengkaji lokasi-lokasi yang tepat untuk dijadikan TPU. Pihaknya bersama konsultan sedang melakukan survei ke beberapa lokasi.
"Kami mencari lahan yang luas, kurang lebih sekitar 100 hektar secara bertahap," ujarnya beberapa waktu lalu.
Dicontohkan Lilis, seperti yang ada di TPU Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, kini kondisinya sudah penuh sesak. Berdasarkan pengakuan beberapa warga, di TPU tersebut terdapat sekitar 448 makam tumpangan.
"Sebenarnya di TPU tersebut, hanya mampu menampung 1.609 meter persegi makam dari luasan lahan makam 3.218 meter persegi. Sementara saat ini lahan yang terpakai di TPU itu sebanyak 2.057 meter persegi," ujarnya.
Lilis mengatakan, berdasarkan arahan dari Wali Kota Malang, Sutiaji rencananya pembangunan TPU yang dikelola oleh Pemkot Malang itu berada di wilayah timur atau kawasan Kecamatan Kedungkandang. (ica/aim)

Berita Terkait