PKK Gelorakan Semangat Rukun dan Damai


MALANG - Momentum peringatan ke-46 Hari Kesatuan Gerak PKK di Kota Malang memotivasi dan menggelorakan semangat kader PKK, untuk semakin giat melaksanakan pengabdian serta tugas dan fungsinya.
Pjs Walikota Malang, Wahid Wahyudi menjelaskan, peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dan penilaian diri tentang keberhasilan dan kemajuan program PKK.  Sehingga tujuan untuk mewujudkan kerukunan dalam keluarga dan lingkungan serta mewujudkan Indonesia damai dapat terlaksana dengan baik.
“Tim Penggerak PKK dimaksudkan agar tidak ada kesenjangan intelektual maupun informasi antara suami yang sebagai ASN dan para istrinya. Namun demikian juga ada anggota yang non ASN sehingga tim penggerak PKK ini adalah kebersamaan antara aparat pemerintah dengan masyarakat khususnya,” ujar Wahid dalam Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-46 TP PKK Kota Malang digelar di gedung Kartini Imperial Ballroom, Selasa (15/5) kemarin.
Peringatan HKG PKK tahun ini mengangkat tema "Kerukunan dalam Keluarga dan Lingkungan untuk Mewujudkan Indonesia Damai".  Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya peran orang tua dalam menyiapkan generasi muda.
”Yang pertama hapuskan sisa-sisa penjajahan yang memandang kita tidak sejajar. Jiwa anak-anak harus ditumbuhkan bahwa anak bisa sejajar,” terangnya.
Ia juga berpesan pada tamu undangan yang hadir agar membiasakan putra-putri untuk belajar membaca. Terlebih di era modern seperti ini,  berita dapat diakses dengan mudah kapan pun dan dimana pun.
Mengajarkan anak untuk menjalin komunikasi yang baik juga menjadi hal penting yang ia tegaskan. Baik dengan keluarga maupun masyarakat. Karena menurutnya, kesuksesan ditentukan oleh bagaimana seseorang menjalin komunikasi. ”Tanpa komunikasi yang baik kehidupan tidak optimal,” imbuhnya.
Peringatan tersebut juga dimeriahkan dengan tarian yang ditampilkan Suara Asmara Nusantara dari Kecamatan Sukun. Selain itu juga digelar lomba fashion yang diikuti oleh tim penggerak PKK dari seluruh kecamatan di Kota Malang.
”Saya memberikan apresiasi. Ternyata fashion tim penggerak PKK tadi itu acara yang tidak terencana, jadi spontanitas. Tetapi hebat ternyata semua kecamatan berani tampil di depan. Tidak peduli apakah itu ibu-ibu yang langsing atau gemuk badannya berani tampil. Keberanian tampil itulah sesuatu yang menggambarkan kebersamaan,” tutupnya. (mg6/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :