Program Mudik Gratis, Jurusan Ponorogo dan Pamekasan Sudah Penuh


MALANG - Program mudik gratis yang diadakan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mendapat respons yang sangat positif dari warga Kota Malang. Sampai Sabtu (26/5) kemarin, total penumpang yang terdaftar sekitar 500 orang.

Dari total sembilan tujuan yang telah disediakan, beberapa di antaranya telah terisi penuh oleh pendaftar. Bus yang telah terisi penuh di antaranya tujuan Malang ke Pamekasan serta tujuan Malang ke Ponorogo.
“Namun kalau memang ingin ke Pamekasan bisa ikut bus dengan tujuan Malang-Madura yang pemberhentian akhirnya di Sumenep. Kalau ingin ke Ponorogo juga kami arahkan ikut bus dengan pemberhentian di Trenggalek. Dari sana nanti bisa oper,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Kusnadi.
Ia memaparkan, jurusan Malang ke Madura dengan pemberhentian akhir di Sumenep tersisa sebanyak dua bus dari total empat bus yang disediakan. Sementara jurusan Malang ke Banyuwangi disediakan satu bus dan tersisa sekitar 23 kursi.
“Jurusan Malang ke Bojonegoro dari tiga bus yang disediakan kini masih tersisa dua bus. Sedangkan jurusan Malang dengan pemberhentian akhir Trenggalek dari tiga bus yang disediakan masih terdapat dua bus yang tersisa,” urainya.

Lebih lanjut, jelasnya, tujuan Malang ke Lumajang dari satu bus yang tersedia, masih terdapat sekitar setengah kursi yang kosong dari 50 kursi. Sementara jurusan Malang dengan pemberhentian akhir di Ngawi, masih tersisa satu bus kosong dari dua bus yang tersedia.
“Kalau jurusan Malang ke Jember, dari dua bus yang masing-masing terdiri dari 43 kursi, masih terisi sekitar setengahnya,” tambah Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Malang ini.
Ia mengatakan, bus yang digunakan merupakan bus eksekutif dengan kapasitas masing-masing bus sebanyak 43 dan 50 penumpang. “Kami betul-betul ingin memberikan kenyamanan kepada seluruh penumpang. Apalagi perjalanan yang ditempuh juga sangat jauh,” ungkapnya.
Nantinya, para penumpang juga mendapatkan souvenir serta snack untuk penumpang anak-anak. “Karena waktu pemberangkatannya masih pada bulan Ramadan, jadi yang diberi snack hanya penumpang anak saja,” imbuh dia.
Ia menyebutkan, pendaftaran masih akan dibuka hingga 1 Juni mendatang. Namun jika sampai pada hari itu ada bus yang belum terisi dengan penuh, pendaftaran masih akan diperpanjang sampai 6 Juni mendatang. “Namun tanggal keberangkatan tetap pada Jumat, 8 Juni,” imbuhnya.(mg6/ary)

Berita Lainnya :