Ratusan Takjil Disiapkan Warga untuk Musafir


MALANG - Memasuki pertengahan bulan Ramadan, sajian buka puasa di seluruh masjid semakin beragam. Seperti yang terjadi pada Masjid Al Hidayah, Minggu (19/5) sore. Berbagai macam takjil, seperti es buah, kue basah, pangsit dan lainnya berjejer rapi di sebuah meja di depan masjid.
Sambil menunggu adzan Maghrib, puluhan jamaah berkumpul di teras depan masjid. Ada yang bercengkrama hingga melakukan tadarus Alquran. Satu persatu, mereka mengambil sajian takjil. Ketika adzan Maghrib berkumandang, sajian takjil mulai dinikmati dan dilanjutkan dengan salat Maghrib.
Humas Takmir Masjid Al Hidayah, H. Saji mengungkapkan, setiap harinya, ia menerima ratusan takjil yang berasal dari warga sekitar. "Ada tiga RW yang mengirinkan takjil setiap harinya. Ada yang kirim nasi, kue basah hingga minuman. Kami tidak pernah menolak apapun," terang dia kepada Malang Post.
Setelah salat Maghrib, kemudian dilanjutkan dengan sajian masakan untuk buka puasa. "Makanan yang ada langsung kami bagikan. Kepada warga, musafir dan seluruh jamaah. Tidak ada yang tersisa," lanjut dia.
Setelah itu, berlanjut dengan kegiatan salat Tarawih serta tadarus Alquran. "Kami mengajak seluruh jamaah untuk berlomba-lomba mencari pahala," kata dia.
Sementara itu, salah satu jamaah yang datang, Ahmad Muzakky mengaku, hampir dua minggu belakangan, ia mengikuti buka puasa di masjid. "Datang sendirian, sebab lokasi masjid tidak jauh dari rumah saya. Rasanya menyejukkan hati," papar dia.
Dia menambahkan, biasanya, setelah berbuka puasa, ia langsung melanjutkan dengan ibadah yang lain. "Setelah salat Tarawih, saya juga lanjut tadarusan. Biasanya sampai sekitar jam 21.00 malam. Besoknya, sahur di rumah dan kembali lagi ke masjid untuk mengikuti salat Subuh," tandas dia. (tea/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :