Rawan Tumbang, Segera Laporkan


MALANG - Angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu di Kota Malang menyebabkan banyak pohon tumbang. Kebanyakan pohon tumbang akibat akar lapuk sehingga tidak kuat menopang batang pohon.
Mencegah hal itu, Pemkot Malang mengupayakan cara agar pohon di Kota Malang tidak mudah tumbang dan membahayakan warga.  Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang mengupayakan pendataan pohon. Dengan cara memeriksa pohon sakit dan tak sehat, pohon-pohon yang rawan roboh itu pun langsung ditebang.
"Teman-teman Disperkim selalu siaga untuk mengatasi pohon yang rawan roboh. Terlebih saat ini cuacanya memang sangat ekstrem," kata Plt Kepala Disperkim Kota Malang Diah Kusumadewi belum lama ini.
Menurutnya, hampir setiap hari laporan dari warga masuk ke Disperkim. Sehingga tim siaga pohon tumbang juga selalu mendatangi beberapa titik yang sebelumnya telah dilaporkan oleh warga.
Pohon-pohon yang dilaporkan tersebut kemudian akan didatangi oleh tim siaga pohon tumbang untuk dilihat terlebih dulu kondisinya. Jika memang benar dinilai berbahaya, maka akan langsung dilakukan penebangan.
Pohon-pohon yang sebelumnya banyak tumbang yakni trembesi, cerry, akasia, hingga kenari. Pohon-pohon ini  juga akan diprioritaskan untuk diperiksa. Sementara wilayah rawan pohon tumbang juga akan diperhatikan betul, seperti kawasan Sawojajar, Dinoyo, Merjosari hingga kawasan Sulfat.
"Jadi warga yang merasa pohon di kawasan pemukimannya dirasa berbahaya dan rawan roboh silahkan hubungi kami. Setiap hari setidaknya ada tiga laporan yang masuk," jelas perempuan berhijab itu.
Menurutnya, kondisi beberapa pohon tua di sejumlah titik juga selalu menjadi perhatian. Dia pun meminta agar masyarakat tetap waspada terhadap setiap kemungkinan adanya pohon tumbang. Terutama dicuaca yang sangat ekstrem seperti sekarang.
Sementara itu, menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BP2D) Kota Malang sebelumnya menyampaikan jika hujan deras disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di Kota Malang hingga akhir Januari ini. Setidaknya sekitar 19 titik kejadian pohon tumbang terjadi akibat cuaca tersebut bulan ini. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :