Ribuan Pramuka Ikrar Janji Setia Jaga NKRI


MALANG - 1300 Pramuka Kota Malang berikrar membela Bumi Pertiwi Indonesia dalam pawai 1000 obor, Sabtu (20/4) malam kemarin. Sambil membawa obor, dengan lantang mereka mengucapkan janji kesetiaan kepada Indonesia untuk senantiasa membela dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di halaman Balai Kota Malang.
Wakil Ketua Kwarcab Kota Malang, Drs. Heri Sunarko, M.Si, mengatakan, pengucapan ikrar sebagai bentuk nyata Pramuka dalam upaya menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme. “Mengingatkan dan menumbuhkan jiwa-jiwa nasionalisme dan patriotisme untuk anak-anak muda generasi milenia,” kata Heri Sunarko saat ditemui Malang Post disela-sela acara.
Meskipun hidup di zaman milenia yang serba kebarat-baratan, anggota Pramuka tidak terpengaruh dengan budaya asing. Pramuka senantiasa menempatkan NKRI sebagai prioritas untuk dijaga dan diimpelementasikan nasionalismenya di dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya janji di bibir. Menurut Heri Sunarko, anak-anak zaman sekarang justru nasionalismenya tinggi.
“Anak-anak Pramuka tetap jiwa garuda, tetap jiwa Pancasila. Nasionalisme tidak padam, justru semakin menyala,” ungkap pria yang menjabat Kabid Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Malang itu.
Siswa pramuka SMK Kesehatan Ken Dedes, Hamida Veronica mengatakan, ia merasa terbakar kembali semangatnya untuk menjaga dan membela NKRI setelah mengucap ikrar.
“Saya merinding waktu mengucapkan ikrar. Seperti terbakar semangat untuk lebih cinta Indonesia,” ujar perempuan 16 tahun ini.
Acara yang juga digelar sebagai peringatan ulang tahun ke-105 Kota Malang, dan peringatan hari Bapak Pramuka dunia, Baden Powell ini, Hamida punya impian terhadap Kota Malang, yaitu memiliki lingkungan bersih yang terbebas dari sampah-sampah yang berserakan dijalanan.
Setelah mengucapkan ikrar, para Pramuka ini melakukan longmarch menuju Stadion Gajayana dengan membawa obor, setelah dilepas Wali Kota Malang Sutiaji. Jalanan tampak indah sekali malam itu, ribuan api obor berjajar sepanjang jalan. Acara kirab obor yang ke empat sejak terlaksananya pada tahun 2014 ini ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa gerakan Pramuka masih ada dan semakin tumbuh di sekolah-sekolah. (mg2/aim)

Berita Terkait