Sekolah Kekurangan Guru Agama Hindu


MALANG – Umat Hindu di Kota Malang kekurangan guru agama Hindu di sekolah. Untuk mengatasi masalah ini, Pemkot Malang akan segera menindaklajuti hal ini bersama Dinas Pendidikan Kota Malang. Agar dapat segera terselesaikan permasalahan itu.
Wali Kota Malang Drs H Sutiaji menjelaskan pihaknya akan segera memberikan tindak lanjut terkait keluhan itu. Hal ini disampaikannya saat hadir di Pagelaran Lokasabha IX Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Malang di Hotel Ubud, akhir pekan lalu.
"Keluhan tersebut akan segera kami tindak lanjuti, saya akan segera memerintahkan kepala Dinas Pendidikan Kota Malang untuk segera mengatasi kekurangan guru agama Hindu," kata Sutiaji yang didampingi Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji.
Wali kota berkacamata ini berkomitmen untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama di Kota Malang. Seluruh agama yang ada di Kota Malang akan mendapatkan pelayanan yang sama dari Pemerintah Kota Malang.
"Saya juga berharap agar seluruh elemen masyarakat, utamanya PHDI Kota Malang juga turut berperan aktif dalam menjaga kerukunan antar umat beragama. Kondusifitas kota kita ini harus terus terjaga," tegas Sutiaji.
Dia berpesan agar saat memasuki tahun politik seperti saat ini, seluruh komponen masyarakat jangan mudah terhasut oleh orang-orang yang menjadikan agama sebagai alat politik. Keutuhan dan rasa persaudaraan yang telah terbangun dengan baik selama ini harus terus terjaga. Kota Malang selama ini dapat menjaga hal itu, karena seluruh komponen masyarakatnya dapat menghargai perbedaan satu sama lain.
“Ini yang harus dijaga terus. Agar kota ini, kota yang kita cintai bersama tetap aman dan tenteram,” pungkasnya.
Bersamaan dengan itu pula, juga digelar Muskot V Wanita Hindu Dharma Indonesia Kota Malang. Acara tersebut akan membahas pemilihan ketua dan pengurusnya, penyampaian laporan pertanggungjawaban ketua lama, penyampaian program kerja kedepan dan rekomendasi tambahan dari para anggota. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :