Selalu Tergenang, Jalan Perbatasan Rusak Berat


MALANG - Kondisi jalan di jalur perbatasan Kota Malang dengan Kabupaten Malang, di wilayah Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang yang menuju arah Bululawang, Kabupaten Malang sangat memprihatinkan. Saluran air tidak berfungsi, air menggenangi jalan yang rusak.
Saluran air disisi barat meluber hingga memenuhi jalan, sepanjang kurang lebih 500 meter. Sementara kondisi jalan sebagian berlubang dan membahayakan pengguna jalan.
"Kondisi ini seperti ini sudah lama, mungkin sudah berbulan-bulan. Sungai yg disisi jalan itu mesti meluber ke jalan, Setiap hari saya lewat sisi ya begini ini seperti sungai," kata Sukrian, pria 45 tahun asal Bululawang yang harus memperlambat laju sepeda motornya saat melewati jalan yang berada di selatan Kantor Kelurahan Arjowinangun.
Pada malam hari, dengan kondisi jalan yang tergenang air tersebut, meski sudah tidak hujan, cukup rawan. Lantaran struktur jalan yang tiap hari digerus air ini sudah rusak.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang Ir Hadi Santoso menegaskan, pihaknya memang memiliki prioritas.
“Warga silahkan laporkan saja. Nanti akan kami cek ke lapangan dan lakukan tindak lanjut,” ungkap kadis yang akrab disapa Soni ini merujuk pada banyaknya keluhan jalan lubang belakangan ini termasuk di Kelurahan Arjowinangun tersebut.
Menurut daftar kegiatan yang diakomodir DPUPR Kota Malang tahun 2019, Pemkot Malang sudah menyediakan anggaran insidentil untuk pemeliharaan dan rutin jalan di Kota Malang
 sebesar Rp 4,5 miliar. Rinciannya pemeliharaan rutin jalan sebesar Rp 2,03 miliar dan Pemeliharaan insidentil jalan sebesar Rp 2,5 miliar. Anggaran pemeliharaan insidentil inilah yang dapat digunakan pemerintah memperbaiki jalan berlubang yang muncul belakangan ini. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :