Siapkan Perwali BPJS, RSUD Segera Naik Kelas


MALANG - Pasien BPJS Kesehatan bakal dimanjakan dalam pelayanan. Selain akan melayani  seluruh warga Kota Malang, Pemkot Malang melindungi hak dan kewajiban pasien BPJS Kesehatan di Kota Malang dengan produk hukum.
Yakni menyusun peraturan wali kota (perwali) yang memiliki kekuatan hukum untuk melindungi hak pasien BPJS. “Kita sedang merancang dan mengkaji payung hukum agar bagaimana kita bisa melindungi hak-hak pasien BPJS Kesehatan juga memberikan aturan jelas bagi rumah sakit,” jelas Wali Kota Malang Drs.H.Sutiaji.
Kebijakan tersebut menyusul banyaknya keluhan peserta BPJS dan JKN di Kota Malang yang selalu merasa kesulitan berobat. Salah satunya kamar pasien yang sudah tak tersedia alias sudah dipenuhi pasien.
"Tapi yang perlu digarisbawahi, di Kota Malang juga ada rumah sakit yang merupakan kewenangan Provinsi Jawa Timur. Jadi tidak semua bisa menyesuaikan diri dengan aturan yang dibuat Pemkot Malang” tegasnya.
Meski begitu Pemkot Malang akan memegang aturan tersebut untuk diterapkan pada setiap fasilitas kesehatan (faskes) dan rumah sakit milik Pemkot Malang. Kedepan pula, RSUD Kota Malang akan dimaksimalkan layanannya khusus bagi warga Kota Malang. Caranya memperbaiki dan menaikkan status kelas RSUD Kota Malang. Saat ini  RSUD Kota Malang masih berstatus tipe D.
“Nanti kalau bisa seluruh warga Kota Malang berobatnya di RSUD saja. Kan kita punya rumah sakit sendiri, tentu akan ditingkatkan semua fasilitasnya di sana,” tandas orang pertama di Pemkot Malang ini.
Sutiaji menjelaskan, pada lima tahun ke depan ditargetkan seluruh warga Kota Malang menjadi peserta BPJS. Yakni baik secara mandiri ataupun yang telah mendapat bantuan dari pemerintah. Sehingga untuk menjamin fasilitas kesehatan, infrastruktur RSUD Kota Malang akan ditingkatkan.
Wali kota yang akrab disapa Sam Aji ini menambahkan, pihaknya kembali melakukan pertemuan dengan BPJS, utamanya BPJS Kesehatan dan stakeholder terkait. Karena masih ada banyak aturan yang harus disinkronkan. Sehingga tak terjadi benturan aturan. (ica/van) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :