Target Bawa Pulang Prestasi Bussiness Plan Tingkat Asean


MALANG -- Tiga rencana bisnis (bussiness plan) Kota Malang dibawa ke forum internasional tingkat Asean. Wali Kota Malang Sutiaji berharap tiga bussiness plan tersebut mampu mengharumkan nama Kota Malang. Tiga bussiness plan itu antara lain, bidang kuliner, start up dan agro teknik.
Hal ini disampaikan Sutiaji saat memberangkatkan peserta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi Kota Malang dari Balai Kota ke event Jambore HIPMI PT Se Asean ke-2 di Tangerang.
Dihadapan belasan peserta delegasi HIPMI Kota Malang, Sutiaji mengucapkan kebanggannya pada anak muda Kota Malang tersebut yang mau merelakan waktunya untuk memunculkan inovasi dan membawanya dalam event kompetisi.
"Kami mengucapkan terima kasih. Tentunya saya yakin bussiness plan start up kita sudah diakui. Dan semoga ini bisa lebih membuktikan itu," kata Sutiaji.
Dikatakannya, untuk menambah semangat anak muda kreatif itu, Pemkot pun sudah menyiapkan anggaran untuk rumah kreatif. Rumah ini akan menjadi wadah anak muda menelurkan ide dan inovasinya membangun karya yang dapat membangun Kota Malang lebih cepat.
"Pagu indikatifnya Rp 180 miliar. Tapi masih kita bahas lagi lebih dalam soal desainnya. Yang jelas ini semua untuk Kota Malang sebagai kota kreatif, kota startup," terangnya.
Dari kegiatan jambore HIPMI se-ASEAN seperti ini generasi muda juga dapat membangun bersama IT di Kota Malang.
 “Saya berharap peserta Jambore HIPMI mendapat dukungan dari Allah SWT dan semoga pulang membawa prestasi,” tambah Sutiaji.  
Ketua HIPMI Kota Malang M Yusda menjelaskan, ini merupakan  kali kedua Kota Malang mengikuti Jambore HIPMI. Tahun lalu, Kota Malang mendapatkan juara satu untuk pemaparan bussiness plan di bidang agro teknik.
"Perlu kita ingat, tahun lalu Kota Malang mendapatkan mahkota Jatim, mungkin itu bisa jadi semangat dan motivasi untuk peserta yang akan berangkat,” ujarnya.
Tahun ini diharapkan Kota Malang juga mendapatkan juara 1 tersebut.
"Ada 3 bussiness plan yang kami bawa. Pertama bidang kuliner, start up dan agro teknik. Kami akan paparkan harapannya juga dapat menarik minat investor luar," jelasnya.
Yusda menambahkan, kali ini anggota HIPMI perguruan tinggi yang terlibat datang dari berbagai perguruan tinggi di Kota Malang, yakni Universitas Brawijaya, UMM, Universitas Merdeka Malang, Universitas Islam Malang. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :