Terima SK, ASN Harus Jaga Citra Bersih dan Santun


MALANG - 279 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi menyandang status Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Malang, setelah Jumat (8/3), meneri surat keputusan (SK) pengangkatannya sebagai ASN.   Wali Kota Malang Sutiaji mengajak mereka untuk menjaga citra dan meningkatkan kinerja pelayanan publik.
Bertempat di Student Center Pertamina SMKN 2 Malang, dari 279 CPNS penerima SK terbanyak berasal dari tenaga pendidik, yaitu 237 orang. Tenaga kesehatan sebanyak 37 orang, dan lima orang tenaga teknis. Sutiaji menyambut baik bergabungnya ASN baru di lingkungan Pemkot Malang. Ia menaruh harapan agar para ASN menjaga integritasnya.
"Ayo sebarkan virus kebaikan. Menjaga identitas Pemerintah Kota Malang yang bersih dan santun," kata Sutiaji dalam sambutannya.
Sutiaji berpesan agar CPNS yang telah diangkat untuk terus meningkatkan pengetahuan, wawasan, kepribadian dan etika selaku Aparatur Sipil Negara. "Karena suatu keberhasilan sangat tergantung pada kemauan dan kemampuan saudara untuk mengoptimalkan tugas-tugas yang diberikan," terangnya.
Dijelaskannya, mereka harus mampu menunjukkan komitmen dan tanggung jawab moral atas konsekuensi pengangkatan menjadi CPNS di Pemerintah Kota Malang.
"Terlebih, di luar sana banyak sekali masyarakat yang bercita cita berada pada posisi saudara; namun tidak semua orang  memperoleh kesempatan tersebut. Wujudkanlah rasa syukur saudara, dalam bentuk semangat dan kinerja terbaik," tambah Sutiaji.
PNS saat ini harus memiliki pemikiran-pemikiran yang kreatif, progresif dan inovatif; karena kedepan tantangan pekerjaan tidak makin mudah sehingga membutuhkan kompetensi, integritas dan profesionalitas.
Sutiaji mengatakan proses seleksi ASN mengedepankan prinsip transparansi. Dalam penyaringannya sesuai Undang-Undang nomor 5 tahun 2017 tentang Aparatur Sipil Negara. Dari 3700 orang yang mendaftar hanya 279 orang yang diterima dan lulus seleksi; yang terbagi menjadi 237 orang tenaga guru, 37 orang tenaga kesehatan dan 5 orang tenaga teknis.
"Ini sebagai bukti transparansi, bahwa dalam penerimaan PNS telah melalui proses administrasi dan seleksi yang ketat. Tidak ada nepotisme," tegasnya.
279 ASN ini adalah orang-orang pilihan. Mereka telah melewati rangkaian tes yang ketat.
“Kalian adalah pilihan, yaitu orang-orang terdepan.  Kalian semua adalah pemimpin," tegasnya. (mg2/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :