Terminal Landungsari Dibenahi, Madyopuro Memprihatinkan


MALANG - Kondisi Terminal Madyopuro masih butuh perhatian. Apalagi renovasi yang dilakukan pada tahun 2017 lalu belum selesai.  Akibatnya terminal yang berlokasi di kawasan Velodrome ini memprihatinkan.
Menurut Kepala UPT Terminal Madyopuro Sugeng Wiyono saat ini  sudah ada perbaikan atap di delapan ruangan di UPT Terminal Madyopuro. Sebelumnya atap terminal tersebut memang sudah rusak parah.  
“Iya tahun lalu baru atapnya saja yang diperbaiki. Memang prioritas itu dulu dari anggaran yang ada,” papar Sugeng saat ditemui Malang Post kemarin siang.
Ia menjelaskan renovasi yang dilakukan pada tahun 2017 sedikitnya sudah membantu beberapa ruangan untuk berfungsi kembali. Setelah selama ini tidak nyaman karena berlubang dan digenangi air.
Sementara itu perbaikan juga sudah dilakukan pada satu pos pemantauan terminal di depan gerbang terminal. Tapi  pos pemantauan lainnya masih belum diperbaiki. “Kalau untuk tahun ini kabarnya proyek masih diproses lelang. Dari Dinas bilang sekitar Mei akan dilanjutkan kembali perbaikannya,” terangnya.
Lebih lanjut Sugeng menjelaskan, beberapa bagian yang belum diperbaiki yang rencananya akan menjadi prioritas perbaikan adalah lantai terminal. Sebab sudah banyak yang pecah dan rusak. Selain itu pula perbaikan pada tempat transit penurunan penumpang di sisi kanan kiri terminal.
Pasalnya atap dan beberapa bagian seperti pilar yang butuh penguatan kembali. Pemasangan plafon juga diharapkan dilakukan tahun ini.
Sementara itu untuk aktivitas yang ada di terminal ini, Sugeng menjelaskan masih sama seperti biasanya. Yakni masih tetap sepi. Hanya terlihat sopir angkutan umum yang bertandang untuk absen mengambil kartu retiribusi.
Sementara itu berbeda dengan Terminal Landungsari. Saat ini terminal yang dikelola Pemprov Jatim itu sedang dilakukan pembenahan. Di antaranya penambahan atap untuk parkir roda dua, pemasangan lampu penerangan tenaga surya, peninggian atap tempat pemberangkatan bus, dan penggeseran pos pantau keluar.
Pantauan Malang Post Senin (16/4) kemarin, sejumlah tukang sedang mengecor tiang penyangga untuk atap pemberangkatan bus. Sementara di dekat pintu masuk terminal juga sudah tersedia lima tiang lampu penerangan yang menunggu untuk dipasang. Untuk atap parkir kendaraan roda dua sudah terpasang dengan rapi. Sedangkan pos pantau keluar sedang dalam proses pembangunan.
Humas Unit Pelaksana Teknis LLAJ Malang Binsar Siregar mengatakan pelaksanaan renovasi Terminal Landungsari  dilakukan Dishub Provinsi Jawa Timur. Dia mengatakan renovasi dilakukan mengingat selama ini Terminal Landungsari belum disentuh pembangunan. “Kalau yang terminal Batu dan Hamid Rusdi kan sudah bagus,” tambahnya.
Ia menjelaskan, terminal tersebut memang sudah waktunya untuk diperbaiki. “Contohnya atap pemberangkatan bus, kalau bus kecil mungkin muat tapi kalau bus ukuran sedikit besar mau tidak mau memutar karena pastinya mengenai atap,” paparnya.
Salah seorang penumpang bus, Naftalin mengapresiasi renovasi Terminal Landungsari. “Ya biar lebih luas apalagi yang area dekat pemberangkatan bus tergolong sempit,” kata mahasiswi yang selalu pulang ke Jombang ini. Dia berharap renovasi dapat terus lanjut. “Agar calon penumpang merasa lebih nyaman. Kalau sudah nyaman tentu nanti calon penumpangnya semakin banyak pastinya berdampak postif bagi angkutan umum,” tandasnya. (ica/mg5/van)

Berita Terkait

Berita Lainnya :