TKD Siapkan Sembilan Saksi di TPS, BPD Terjunkan Satgas


MALANG - Memasuki masa tenang menjelang Pemilu 2019, Tim Kampanye Daerah (TKD) dan Badan Pemenangan Daerah (BPD) Kota Malang merapatkan barisan untuk kelancaran pesta demokrasi. Selain melakukan pemetaan terhadap prediksi kerawanan, mereka juga mempersiapkan strategi khusus untuk penguatan saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April  besok.
Sekretaris Badan Pemenangan Daerah (BPD) Kota Malang, Dito Arief mengungkapkan, memasuki masa tenang, BPD diinstruksikan untuk kembali ke partainya masing-masing. "Kami melakukan konsolidasi terhadap calon legislatif (Caleg), partai koalisi dan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang kami dukung," terang dia ketika dihubungi Malang Post, Minggu (14/4).
Pihaknya juga melakukan pemantapan saksi dan relawan-relawan untuk setiap TPS dan juga sudah mempersiapkan Satuan Petugas (Satgas) khusus penjaga TPS. "Kami mendorong semua relawan untuk fokus ke TPS masing-masing. Semua kami berdayakan, baik saksi dalam, saksi luar hingga satgas, semua kami berdayakan," ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Lebih lanjut, Dito menguraikan, kehadiran satgas tersebut untuk mengantisipasi segala kerawanan yang terjadi di TPS. "Kami mengantisipasi rawannya kecurangan. Terkait jumlahnya (satgas) masih kami konsolidasikan dengan relawan-relawan," papar dia.
Menurutnya, selain kecurangan, salah satu hal yang patut diwaspadai adalah kerawanan money politics. "Kemudian, mobilisasi massa, kerawanan ketidaknetralan penyelenggara maupun aparat serta menjaga rekapitulasi perhitungan nantinya hingga akhir," jelas Dito.
Senada dengan Dito, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Daerah (TKD) Kota Malang, Jimmy Muhammad Suryansyah juga sedang fokus dengan berbagai antisipasi kerawanan menjelang Pemilu 2019. "Kami mengantisipasi terjadinya money politics. Oleh karena itu, kami meminta kerjasama masyarakat. Jika menemukan indikasi tersebut, bisa langsung dilaporkan ke pihak berwajib," imbuh dia.
Selain itu, untuk penjagaan TPS, pihaknya juga bekerjasama dengan sembilan partai pendukung untuk penguatan saksi di TPS. "Nantinya, satu TPS akan diberi sembilan orang saksi. Selain itu, kami juga melakukan penguatan di internal kami. Saling menjaga, supaya pesta demokrasi berjalan lancar, aman dan kondusif," tandas dia.(tea/aim)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :