Urung Pensiun Dini, Ketua TP PKK Kembali Aktif Jabat Kabid di Dispora

DILANTIK: Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji (tengah),  kembali dilantik Wali Kota Malang Sutiaji sebagai Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kota Malang, usai cuti diluar tanggungan negara.
 
MALANG- Rangkaian pelantikan dan pengkuhan pejabat Pemkot Malang ternyata masih berlanjut. Kemarin siang, enam kepala sekolah dilantik untuk mengisi jabatan di beberapa sekolah yang sebelumnya kosong. Dan satu orang ASN kembali dilantik usai cuti, yakni Widayati S Sos yang tak lain istri dari Wali Kota Malang Sutiaji yang juga Ketua TP PKK Kota Malang.
Pelantikan dan pengukuhan jabatan ini dikatakan Sutiaji masih rangkaian dari mutasi jabatan yang dilakukan sebelumnya. Enam guru yang dilantik sebagai kepala sekolah diakui sebagai sebuah kebutuhan mendesak. 
“Yang lingkungan guru memang ada jabatan yang kosong harus diisi. Dan memang besok (hari ini,red) harus tanda tangan agar bisa langsung bekerja efektif,” tegasnya saat dikonfirmasi kemarin sore, usai pelantikan yang dilakukan di Ngalam Command Centre (NCC) di Balai Kota Malang. 
Terkait pelantikan istrinya, Sutiaji pun menerangkan jika istrinya kembali masuk dalam lingkungan ASN Pemkot Malang seusai cuti. Ia menjelaskan jika Widayati kembali usai mengambil cuti diluar tanggungan negara. 
Perlu diketahui berdasarkan UU No 8 Tahun 1974 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian Jo UU Nomor 43 Tahun 1999 PP Nomor 24 Tahun 1976 Tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil SE Kepala BAKN Nomor 01/SE/1977 Tentang Permintaan dan Pemberian Cuti PNS, cuti tersebut adalah cuti yang diajukan seorang ASN karena urusan pribadi dan mendesak. 
Diajukan dan dapat ditolak dan disetujui oleh pihak berwenang pemberi cuti yakni wali kota sendiri. Cuti ini memberikan konsekuensi bagi ASN tersebut yakni tidak berhak mendapatkan penghasilan negara alias tidak digaji selama masa cuti tersebut. 
“Iya, dia masuk lagi kemarin itu cuti diluar tanggungan negara. Nah karena dia settle dan ingin bekerja lagi ya sudah masuk lagi,” ungkap Sutiaji menjelaskan alasan kembalinya istrinya tersebut menjadi ASN tepatnya menjadi Kabid Pemberdayaan Pemuda Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Malang. 
Sutiaji membenarkan, jika awalnya Widayati mengajukan pensiun dini sebelumnya, akan tetapi surat pengajuan tersebut ditarik kembali alias tidak jadi diajukan. Maka secara prosedural, Widayati dapat kembali menjadi ASN atas persetujuan pihak yang berwenang, yakni walikota sendiri.
Ditegaskan Sutiaji, istrinya pun menempati posisi yang sama saat dulu cuti dari posisinya di Dispora Kota Malang.  “Sama dan tetap. Tidak ada kenaikan jabatan,” pungkasnya. (ica/aim)

Berita Terkait