Please disable your adblock and script blockers to view this page


Usai Dilantik, Abdurrochman Pimpin Pelantikan PAW


MALANG – H Abdurrochman, SH akan resmi dilantik sebagai wakil ketua DPRD Kota Malang secara definitif. Politisi PKB asal Dapil Blimbing itu menggantikan posisi H M Zainuddin yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut. Zainuddin tengah tersandung kasus hukum di KPK.
Sebelumnya, H Abdurrochman, SH hanya menjabat sebagai Plt pimpinan DPRD Kota Malang. Karena salah satu persyaratan, yakni SK DPP PKB yang menunjuk Abdurrochman sebagai wakil ketua DPRD Kota Malang belum turun. Beberapa waktu lalu, SK DPP PKB sudah turun dan hari ini, resmi menjabat sebagai wakil ketua DPRD Kota Malang secara definitif. Dia juga masih menjabat sebagai Plt ketua DPRD Kota Malang, karena kursi ketua DPRD masih kosong, setelah ditinggal Abdul Hakim yang juga tersangkut kasus hukum di KPK.
 “Usai dilantik sebagai wakil ketua DPRD, saya akan langsung bertugas melantik pergantian antar waktu (PAW) bu Nanda yang mundur karena mencalonkan diri sebagai wali Kota Malang. Setelah itu melakukan rapat-rapat internal,” kata  H Abdurrochman, SH kepada Malang Post, kemarin.
Menjadi pimpinan DPRD Kota Malang, bapak lima orang anak itu akan berupaya menjaga marwah DPRD Kota Malang dengan menjalankan tugas sebaik-baiknya. Melaksanakan tugas pokok dan fungsi DPRD Kota Malang untuk kepentingan rakyat Kota Malang.
“Dengan adanya pimpinan definitif, dewan dapat menjalankan fungsinya dengan baik, mulai dari legislasi, pembahasan anggaran dan pengawasan. Jika kemarin untuk legislasi dan pembahasan anggaran tersendat karena tak ada pimpinan definitif, dengan adanya pimpinan definitif nanti tak ada lagi kendala,” ungkapnya.
Terlebih menurut Abdurrahman saat ini sedang masuk pembahasan KUA dan PPAS untuk perubahan APBD 2018.
“Nanti saya juga akan memanggil pimpinan yang lain, seperti ketua fraksi dan komisi untuk membahas tentang kinerja dewan,” tambahnya.
Pembahasan rancangan perda yang masih ada di DPRD juga akan dikebutnya. Menurutnya, saat tak memiliki fungsi pimpinan, ada beberapa Ranperda yang pembahasannya sempat tersendat. Namun demikian, anggota Fraksi PKB DPRD Kota Malang ini enggan menyebutkan Ranperda apa saja yang tersendat pembahasannya itu.
Setelah dilantik hari ini, dia juga akan meningkatkan keharmonisan dengan eksekutif sebagai mitra agar proses pembangunan di Kota Malang dapat berjalan dengan baik.
 “Bukan berarti kemarin tidak harmonis. Tapi hubungan ini akan dipererat lagi,” tambah politisi PKB ini.
Bukan tanpa alasan Abdurrahman mengatakan alasan itu. Dia menguraikan jika pemerintahan sesuai dengan UU no 23 tahun 2014, dijalankan oleh eksekutif dan legislatif. Kedua lembaga ini harus berjalan bersama-sama untuk roda pemerintahan berjalan maksimal.
“Yang terpenting setelah pelantikan nanti, kita harus melakukan evaluasi diri. Terlebih soal anggaran. Pihaknya berjanji untuk tidak main-main, dan menjalankan fungsi sebagai anggota dewan dengan sangat serius,” tambahnya.
Dan yang paling penting bagi dirinya, adalah mengajak seluruh anggota DPRD Kota Malang selalu kompak dan bekerja lebih baik dalam menjalankan fungsinya secara professional, dan selalu menjaga marwah DPRD Kota Malang sebagai wakil rakyat Kota Malang.
“Tujuan kita kompak adalah untuk membangun Kota Malang lebih baik dan lebih maju,” tambahnya. (ira/aim)

Berita Lainnya :