Usai Dilantik, Anggota KPU Pantau Sidang Gugatan MK

LANGSUNG TANCAP GAS: Lima anggota KPU Kota Malang yang baru dilantik langsung tancap gas untuk mempersiapkan kebutuhan sidang gugatan MK yang dibutuhkan dari Kota Malang.

MALANG - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang yang baru resmi dilantik, Kamis (13/6) kemarin di Surabaya. Kelima anggota itu, Deny Rachmat Bachtiar, Aminah Asminingtyas, Izzudin Fuad Fathony, Nur Zaini Wikon Utomo dan Muhammad Toyib. Setelah pelantikan, langsung dibentuk struktur organisasi.
Sekretaris KPU Kota Malang, Muhammad Sailendra mengungkapkan, pelantikan tersebut dilakukan secara serentak di Surabaya. "Ada beberapa Kota/Kabupaten di Jawa Timur yang mengikuti pelantikan ini. Untuk Kota Malang, yang dilantik ada lima orang," terang dia ketika dikonfirmasi Malang Post.
Setelah pelantikan, anggota KPU yang baru langsung mengikuti pengarahan dari KPU pusat maupun provinsi. "Nanti malam, lanjut rapat pleno untuk menentukan struktur organisasi. Mulai dari ketua hingga divisi-divisi," papar dia.
Setelah segala proses selesai, anggota KPU Kota Malang yang baru langsung kembali ke Malang dan siap melakukan tugas-tugas baru. "Kemungkinan, sekitar siang atau sore hari kami baru sampai Malang," papar dia.
Ada beberapa prioritas yang harus dilakukan anggota KPU yang baru. “Tugas pertama yang dilakukan, salah satunya adalah tahapan Pemilu 2019 yang masih berproses di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan Pilpres,” terang dia.
Meski yang digugat adalah KPU pusat, lanjut dia, anggota KPU yang baru harus mempersiapkan segala kebutuhan yang kemungkinan diperlukan. “KPU daerah harus mempersiapkan data-data yang diperlukan,” terang dia.
Terkait tugas yang lain, nantinya akan mengikuti perkembangan dan situasi dan kondisi yang ada di lapangan. “Untuk orientasi tugas, nanti akan ada pembekalan, baik dari KPU pusat maupun provinsi. Kemudian, akan dilanjutkan dengan pemilihan ketua dan struktur lainnya,” papar dia.
Sementara, terkait kasus sengketa, nantinya akan dilanjutkan oleh anggota KPU yang baru. “Kami masih menunggu laporan, apakah ada gugatan untuk pelaksanaan pemilu kemarin. Namun, hingga saat ini masih belum ada,” papar dia.
Menurutnya, kepastian gugatan tersebut akan diketahui ketika tanggal 1 Juli 2019 mendatang. “Pada tanggal tersebut, MK baru menetapkan sengketa pemilu, untuk tingkat legislatif. Baru kita akan tahu ada masalah atau tidak untuk Pemilihan Legislatif (pileg) di Kota Malang,” tandas dia.
Pelantikan anggota KPU Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur periode 2019-2024 telah ditetapkan dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 1052/pp.06-Kpt/05/KPU/VI/2019 tanggal 11 Juni 2019 tentang Penetapan Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Koa Provinsi Jawa Timur Periode 2019-2024. Dalam pengumuman tersebut, dari Kota Malang, terdapat 10 nama anggota KPU yang sudah siap untuk mengikuti pelantikan.(tea/aim)

Berita Terkait