Wali Kota Beri Dua Opsi Macet Jalan Bandung


MALANG – Uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Simpang Ijen dan Jalan Jakarta akan meluas ke Jalan Raung dan sekitarnya. Hal itu dari hasil evaluasi hari pertama uji coba satu jalur di Jalan Simpanng Ijen dan Jalan Jakarta. Kemarin, Wali Kota Malang Sutiaji memantau langsung uji coba satu jalur Jalan Jakarta dan Jalan Simpang Ijen.  
"Ini saya lihat masih ada penumpukan pada titik temu kendaraan yang mau masuk Jalan Simpang Ijen. Khususnya dari Jalan Raung dan dari Jalan Ijen bagian utara yang akan masuk ke Jalan Simpang Ijen. Karena terjadi crossing yang bisa menyebabkan kendaraan berhenti dan penunmpukan kendaraan, "ujar Sutiaji kemarin.
Di dampingi Kabid Rekayasa Lalin Dinas Perhubungan Kota Malang,  Agoes Mulyadi dan personel Lantas Polres Malang Kota, Sutiaji langsung memerintahkan untuk melakukan manajemen rekayasa lanjutan.
 "Jadi saya minta kendaraan yang dari arah jalan Ijen utara yang ingin berbelok ke Jalan Simpang Ijen tidak bisa langsung. Mereka harus masuk ke Jalan Raung menuju timur, nanti berputarnya di Simpang Balapan dulu baru mengarah ke utara kembali untuk masuk ke Jalan Simpang Ijen," paparnya.
Demikian halnya dengan kendaraan yang dari Jalan Raung, bila ingin ke arah barat menuju Jalan Simpang Ijen tidak bisa langsung menyebrang. Tetapi dari jalan Raung harus belok kiri (arah selatan) menuju Simpang Balapan terlebih dahulu.
Sutiaji juga memperhatikan titik macet depan kompleks madrasah terpadu di Jalan Bandung, khususnya pada jam berangkat dan pulang sekolah.
 "Kalau di sini lebih faktor penumpukan parkir orang tua siswa, tidak hanya depan sekolah tapi juga sisi utara jalan," jelasnya.
Mengatasi hal itu, Sutiaji memberikan dua opsi sebagai solusinya. Sekolah bisa menyediakan kendaraan antar jemput sekolah sehingga orang tua tidak perlu mengantarkan.  Kedua, sekolah harus memiliki drop zone kendaraan pengantar. Sehingga penjemput dan pengantar tidak diperboleh berjejer lama di area jalan raya. "harus drop masuk ke area sekolah,  tegasnya.
Dua opsi tersebut sempat disampaikan secara langsung kepada Kepala MIN yang bertepatan ada diokasi.  "Nanti (minggu depan)  kita undang semua kepala sekolah dari BA hingga MAN yang ada di kompleks madrasah terpadu ini,” pungkasnya. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :