Warga Jalan Selorejo Larang Parkir Di Jalan


MALANG - Macet hingga parkir sembarangan ternyata tidak hanya dialami di jalan jalan besar di Kota Malang. Jalan antar RW dan RT pun kerap sering dirasakan pula masyarakat. Salah satunya terlihat di kawasan Jalan Selorejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kendaraan roda empat dan dua kerap berhimpitan di jalan ini. Karena ada mobil yang terparkir dipinggir rumah warga.
Karena sering mengalami hal ini, warga dan pengurus RW 08 Selorejo mengambil tindakan melarang kendaraan parkir di Jalan Selorejo.
 “Dulu hampir setiap hari ada warga yang marah-marah karena terjebak kemacetan dalam posisi terburu-buru,” ujar Ketua RW 08 Lowokwaru, Siswanto kepada Malang Post, kemarin.
Menurutnya, warga dan pengurus RW 08 Lowokwaru adalah melakukan rapat dan mengambil kesepakatan bersama untuk melarang kendaraan (mobil) parkir di sepanjang jalan Selorejo. “Kami memasang tiga banner besar dan 15 banner kecil di sepanjang jalan Selorejo yang menginformasikan larangan parkir di tepi Jalan Selorejo,” jelasnya.
Banner-banner ini bertuliskan ‘Mengingatkan Kembali : Siapkan garasinya terlebih dulu sebelum beli mobil. Jalan Selorejo adalah milik warga, bukan tempat parkir dan garasi mobil pribadi anda’. Peringatan tersebut dinilai cukup efektif menekan penggunaan jalan untuk parkir mobil dan dilanjutkan hingga kini.
“Dari pembuatan kesepakatan hingga pemasangan banner, alhamdulillah efektif dalam menurunkan kemacetan di sepanjang jalan Selorejo sejak awal bulan April 2018 lalu. Bertahap tapi efektif hasilnya" ungkap Siswanto.
Dijelaskannya, sebelum muncul peraturan RW 08 Lowokwaru nomor 05 tahun 2018, sering terjadi pertengkaran antara sesama pengguna jalan. Hal itu menurut Siswanto disebabkan tidak ada yang mau mengalah saat terjadi kemacetan, akibat jalan menyempit karena sebagian jalan digunakan parkir mobil. “Alhamdulillah bisa berkurang sekitar 70 hingga 80 persen,” pungkasnya. (ica/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :