Warga Tionghoa Antar Roh Suci Para Dewa


MALANG - Belasan warga Tionghoa melakukan ibadah dengan khusyuk di Klenteng Eng An Kiong Malang, Selasa (29/1). Mereka menggelar upacara Sung Sien untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2570. Upacara mengantar roh suci tersebut diikuti oleh para penganut Khong Hu Cu, Tao dan Buddha Mahayana.
Warga Tionghoa tersebut memadati Klenteng sejak pukul 10.00 pagi. Mereka mengikuti sejumlah ritual sembahyang Sung Sien. Upacara tersebut dilakukan setiap satu tahun sekali, tepatnya sekitar satu minggu sebelum datangnya Tahun Baru Imlek.
Sembahyang tersebut dilakukan di hadapan setiap altar para dewa Kong Hu Cu, Buddha Mahayana dan Tao yang ada di Klenteng Eng An Kiong. Upacara dimulai dari altar Tuhan Yang Maha Esa, dilanjutkan ke altar Fu Tek Cen Sen, We Tho Poo Sat, Khung Wang, Chia Lan Yhe, Thay Sue Yhe, Jen Wang Yhe, She Cia Muni Fuk dan lain selanjutnya. Sebanyak 24 altar memenuhi Klenteng Eng an Kiong.
Humas Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Bonsu Anton Triyono mengatakan, upacara tersebut bertujuan mengantarkan Roh Suci Para Dewa untuk menghadap pada Yang Maha Kuasa. Sesuai dengan artinya, Sung berarti para roh suci, sedangkan Sien berarti menghantarkan.
"Para suci adalah leluhur kami. Melalui ibadah ini, para suci naik ke surga untuk melaporkan perbuatan kita di dunia sepanjang tahun 2018," terang dia kepada awak media.
Sembahyang tersebut, lanjut dia sekaligus menjadi sembahyang terakhir untuk menutup tahun. "Dengan adanya ibadah ini, juga membuat suasana Klenteng menjadi kembali suci," papar dia.
Lebih lanjut, Anton menjelaskan, 2019 ini, merupakan Tahun Babi Tanah yang merupakan tahun sangat berbahagia. "2019 ini bangsa Indonesia akan laksanakan Pilpres. Harapkan senantiasa aman lancar, sentosa," kata dia.
Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan, masyarakat Tionghoa menyambut Tahun Baru Imlek dengan gembira. Meski tidak dilakukan dengan euforia yang berlebihan.
"Imlek merupakan musim semi awal. Karena sangat mendukung untuk kaum petani, nelayan, dan peternak. Sehingga harus disambut dengan gembira dan penuh rasa syukur. Supaya bumi selalu lestari," tandas dia.(tea/ary)