2.287 CJH Kabupaten Diberangkatkan Dua Gelombang


MALANG - Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Malang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dengan dua gelombang. Gelombang pertama pada tanggal 12 Juli 2019, sedangkan gelombang kedua pada 13 Juli 2019. Pernyataan ini disampaikan Kepala Kemenag Kabupaten Malang, Dr. H. Musta'in. "Pemberangkatan CJH ada dua tahap. Tahap pertama untuk kloter 17 dan 18 pada tanggal 12 Juli dari Lawang. Sedangkan untuk tahap kedua pada 13 Juli kloter 19, 20 dan 21 dari Stadion Kanjuruhan Kepanjen," ungkap Musta'in kepada Malang Post.
Menurutnya, total jumlah CJH asal Kabupaten Malang yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2019 ini, sebanyak 2.287 CJH. Jumlah tersebut adalah yang terbanyak se-Jawa Timur. Untuk  tahun ini, Kabupaten Malang mendapat tambahan kuota sebanyak 24 kursi.
"Penambahan jumlah kursi tersebut, karena animo masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji cukup banyak. Dari total 2.287 CJH tersebut, untuk jamaah haji termuda berusia 18 tahun dari Kecamatan Gondanglegi. Sedangkan yang tertua berusia 89 tahun dari Kecamatan Turen," jelasnya.
Sejauh ini, persiapan para calon jamaah haji sudah tidak ada masalah. Sebagian besar visa untuk CJH sudah dikeluarkan. Tinggal menunggu waktu pemberangkatannya saja bulan depan.
Tahapan untuk CJH saat ini, adalah latihan bimbingan manasik haji. Di tingkat Kabupaten Malang, manasik haji sudah dilakukan pada hari Rabu minggu lalu. Sedangkan untuk manasik haji tingkat kecamatan, baru dimulai kemarin sampai enam hari ke depan.
"Pembukaan bimbingan manasik haji sudah dilakukan oleh Plt. Bupati Malang H.M. Sanusi di Pendopo Kabupaten Malang pada Sabtu (15/6) lalu. Hari ini mulai bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan," terang Musta'in.
Ia berpesan kepada seluruh CJH yang akan berangkat, untuk menyiapkan kesehatan serta fisik. Musta'in meminta kepada CJH untuk melatih berjalan kaki. Karena nantinya saat di tanah suci dituntut untuk banyak berjalan kaki. (agp/udi)

Berita Terkait