magista scarpe da calcio Aktivitas Vulkanik Gunung Bromo dan Semeru Meningkat


Aktivitas Vulkanik Gunung Bromo dan Semeru Meningkat

 


MALANG - Aktivitas vulkanik dari Gunung Bromo dan Gunung Semeru, mulai meningkat. Seperti pantauan dari situs Kementerian ESDM, https://magma.vsi.esdm.go.id, Jumat (18/5) terjadinya peningkatan aktivitas. Dalam situs tersebut, status Gunung Bromo masih di Level II (Waspada).
Meski demikian, masyarakat maupun wisatawan dilarang melakukan aktivitas sepanjang radius satu kilometer dari bibir kawah Gunung Bromo. Peningkatan aktivitas signifikan terjadi di Gunung Semeru yang juga berstatus Level II (Waspada). Dari situs tersebut, senpat terjadi letusan sap sebanyak satu kali. 
Sedangkan rekomendasi untuk Gunung Semeru yakni tidak boleh ada aktivitas empat kilometer dari puncak gunung  karena dikhawatirkan luncuran awan panas dapat terjadi sewaktu-waktu. Para pendaki yang hendak ke gunung tersebut, dibatasi hanya sampai Kali Mati saja.
“Selain waspada terhadap peluncuran awan panas, masyarakat yang berada di sungai sekitar jalur lahar dingin Gunung Semeru harus waspada. Sebab di puncak gunung sedang terjadi hujan sangat deras,” ujar Petugas Pos Pemantau Gunung Semeru, Suparno. Menurutnya, visual dari puncak Gunung Semeru saat ini terhalang oleh kabut.
“Pemantauan yang kami lakukan terkendala cuaca. Namun, setiap situasi terkini akan kami update,” jelasnya.
Peningkatan status kedua gunung ini juga mendapat pantauan langsung dari Tagana Kabupaten Malang. Pasalnya, aktivitas dari dua gunung tersebut berpengaruh langsung terhadap wilayah Kabupaten Malang. Menurut Humas Tagana Kabupaten Malang, Ali Usman, pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap daerah terdampak bencana dari kedua gunung tersebut. 
“Seperti di Desa Ngadas, Poncokusumo yang bisa menjadi tempat terdampak oleh aktivitas Gunung Bromo. Berupa material abu vulkanik ketika adanya peningkatan aktivitas,” katanya.
Selain itu, kata dia, yang patut diwaspadai adalah dampak dari Gunung Semeru. Apabila nantinya benar-benar terjadi peningkatan aktivitas sangat signifikan. Ada banyak wilayah yang terdampak langsung. Yakni desa-desa yang ada di wilayah Wajak, Tirtoyuodo dan Ampelgading.
“Kami terus berkoordinasi dengan relawan untuk melaporkan perkembangan terkini,” tutup Ali Usman. (big/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang