An Nur II Al Murtadlo Rintis Ponpes Wisata

WISATA: Salah satu hewan di taman kebun hewan Ponpes An Nur II Al Murtadlo Bululawang. Ponpes ini sedang merintis menjadi salah satu ponpes wisata.
 
BULULAWANG- Ponpes An Nur II Al Murtadlo Bululawang merintis menjadi salah satu ponpes wisata yang ada di Kabupaten Malang. Selain lebih mengenalkan budaya santri kepada masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian warga melalui sektor pariwisata.
 
Targetnya tahun depan, ponpes wisata ini sudah bisa terwujud. Pengasuh Ponpes An Nur II Al Murtadlo Bululawang, KH. Khairuddin. Ia berharap dukungan dari Pemkab Malang ataupun Provinsi Jatim untuk secepatnya mewujudkan destinasi ini. 
"Luas wilayah Ponpes An Nur II Al Murtadlo Bululawang sekitar 17 hektar. Sekitar 60 persen dari luas lahan tersebut, digunakan taman untuk mendukung wisatanya. Sedangkan 40 persen lainnya adalah berupa bangunan,” ungkap Gus Din, sapaannya.
Saat ini, santri alumni Ponpes An Nur II sudah dibagi tugas untuk mendesain tempat wisatanya. Termasuk menggandeng TNI AD, untuk melakukan pembersihan sungai yang nantinya bisa menjadi salah satu objek wisata, seperti arum jeram.
“Ke depan kami juga akan bekerjasama dengan BUMdes Senggrong, yang akan membuka wisata sungai di atas sungai. Nantinya wisata sungai tersebut, bisa menjadi sepaket dengan wisata di Ponpes An Nur II karena lokasinya yang berdekatan," jelasnya.
Sekarang ini, lanjutnya, di Ponpes An Nur II Al Murtadlo, sudah ada beberapa objek yang bisa mendukung wisata. Diantaranya adalah kolam terapi ikan, taman kebun hewan, miniatur Ka'bah, serta miniatur rumah Rasullullah.
“Objek wisata selanjutnya yang akan kami buat adalah flying fox, arum jeram serta beberapa objek wisata lainnya," katanya sembari mengatakan bahwa Ponpes An Nur II salah satu pesantren yang dilintasi dua sungai.
Ketika destinasi ponpes wisata ini sudah dibuka, juga akan dibuatkan tempat khusus yang menampung hasil produk UMKM masyarakat. Sehingga pengunjung selain menikmati wisata, pulangnya juga bisa membawa oleh-oleh hasil produk asli warga Kabupaten Malang. 
"Tidak hanya itu saja, nantinya ponpes wisata ini, bisa menjadi pendukung objek wisata yang ada di Malang Selatan. Bisa menjadi transit wisatawan yang berkunjung ke pantai-pantai," pungkasnya kepada Malang Post. (agp/mar)
 

Berita Terkait