Bangun Flyover Singosari Sepanjang 1,8 KM


MALANG – Solusi mengatasi masalah kemacetan di Singosari akhirnya terpecahkan juga. Setelah dalam Rakor Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari di Surabaya, kemarin disepakati dibangun fly over. Keberadaan fly over tersebut sekaligus mendukung pencanangan Badan Otorita Pariwsata (BOP) Bromo, Tengger, Semeru (BTS). 
Dalam rakor KEK, hadir beberapa perwakilan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Yakni, Kepala Bappeda Ir Tomie Herawanto, Kepala Dinas Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Ir Wahyu Hidayat, MM dan Kepala Dinas Pariwisatan dan Kebudayaan (Disparbud) Made Arya Wedantahara SH MSi.
Rombongan Pemkab Malang ini menggelar rakor KEK bersama Anggota Dewan KEK Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kepala Bappeda Kabupaten Malang Ir Tomie Herawanto mengatakan, salah satu poin kesepatakan dalam Rakor KEK tersebut dibangun flyover yang bertujuan untuk mendukung KEK dan mengatasi kemacetan.
“KEK merupakan program nasional, maka harus ada fasilitas pendukung, salah satunya flyover,” ujar Tomie kepada Malang Post. Dia menjelaskan, dengan adanya KEK, maka aktivitas perekonomian semakin menggeliat. Sehingga dipastikan akan terjadi peningkatan volume kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
“Sekarang ini kemacetan di sepanjang Lawang-Singosari sudah luar biasa. Apalagi saat ada KEK dan BOP, maka lalu lintas akan semakin krodit,” terangnya. Maka dari itu, dia menyebut keberadaan fly over tersebut sangat penting. Flyover itu dibangun mulai dari depan Markas Kostrad Singosari hingga depan rel kereta api Singosari.
“Selepas dari Rel Kereta Api Singosari, pengendara dari arah Surabaya bisa memutar balik ke arah kanan menuju KEK Singosari, maupun bisa lurus menuju Bromo, Tengger, Semeru dan Bandara Lanud Abd Saleh,” kata mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang tersebut.
Ke depannya, dia juga menyebut Bandara Abd Saleh statusnya ditingkatkan menjadi Bandara Internasional guna mendukung KEK dan BOP. “Program pembangunan flyover ini sudah kami sampaikan saat Rakor KEK dan mendapatkan tanggapan positif dari Pemprov maupun Dewan Pusat KEK,” kata mantan Satf Ahli Bupati Malang tersebut.
Masih kata Tomie, Dewan Pusat KEK akan menyampaikan usulan tersebut kepada kementerian terkait. “Tidak hanya flyover, kami juga mengusulkan beberapa perencanaan pembangunan. Seperti Techno Park, penguatan Museum Singosari dan peningkatan kualitas jalan di sepanjang Jalan Tumapel Singosari,” kata dia.
Semua usulan tersebut, kata Tomie, nantinya akan dibahas saat Rakor Besar bersama Kementerian pada April mendatang. “Kami berharap sebelum rakor tersebt, grand desain dan seluruh persyaratan perizinan sudah terselesaikan. Sehingga sudah ada payung hukum dalam pengembangan KEK Singosari ini,” pungkasnya. (big/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...