Bawaslu Klarifikasi Acara Dewa

KLARIFIKASI:  George da Silva mendampingi Panwascam Pakis meminta klarifikasi kepada Kresna Dewanata Phrosakh.
 
Lintas Kabupaten 
PAKIS- Pantia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pakis, memanggil Kresna Dewanata Phrosakh, Rabu (9/1) lalu. Pemanggilan anggota DPR RI dari Partai Nasdem ini, untuk dimintai klarifikasi. Hasil klarifikasi, masih belum diketahui apakah ada pelanggarannya.
"Masih kami lakukan kajian terlebih dahulu. Sehingga belum mengetahui apakah ada pelanggarannya. Kemarin dipanggil untuk klarifikasi saja,” ujar Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva, kemarin.
Menurutnya, pemanggilan Dewa yang juga Caleg DPR RI Partai Nasdem nomor urut 1 Dapil Malang Raya ini, karena dugaan mengundang Aparatur Sipil Negara (ASN).  Termasuk pembagian kaos bertuliskan 'Bolo Dewa 2019', namun tanpa tulisan Parpol dan nomor urut serta sebagai Caleg. 
Kaos tersebut dibagikan kepada undangan yang hadir dalam acara silaturrahmi ulang tahunnya, di kediamannya Jalan Abdillah Genitri, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis. Seluruh undangan yang hadir mendapat pembagian kaos.
"Ketika acara tersebut, tanpa pemberitahuan pada polisi, Panwascam dan anggota PPK," ujarnya. Lebih lanjut, George mengatakan, selain meminta klarifikasi pada Dewa, pihak Panwascam Pakis yang didampinginya, juga sudah berklarifikasi pada Camat Pakis dan PAC Partai Nasdem. 
Namun demikian, ditegaskan bahwa hasil klarifikasi masih dalam kajian. Dikatakannya, bahwa dalam pemanggilan klarifikasi Dewa sangat kooperatif. Sekalipun ada kegiatan di Komisi II, namun Dewa masih memenuhi pemanggilan Panwascam Pakis.
"Dewa terbang dari Jakarta untuk memenuhi undangan Panwascam Pakis. Tiba di bandara Abd Saleh  langsung ke kantor Panwascam," katanya. Dikonfirmasi terpisah, Dewa tidak membenarkan bahwa kaos yang dibagikan ada unsur pelanggaran. Pasalnya apa yang dilakukan bukan kampanye. 
Sebab dalam kaos tidak ada nama nomor urut, logo partai yang menandakan bahwa Caleg. "Kaos tersebut hanya sebagai merchandise (bingkisan) biasa. Setiap tahun, ketika ada acara ulang tahun, memang mengundang teman," terangnya. Ia mengatakan, saat acara ulang tahunnya ada sekitar seribu tamu undangan. 
Tidak hanya ASN, beberapa teman dan kolega dari beberapa partai juga turut menghadiri undangan. Meski demikian Dewa mengapresiasi langkah yang diambil Bawaslu Kabupaten Malang. “Saya menghargai panggilan ini. Menunjukkan jika Bawaslu memiliki intregitas tinggi,” pungkasnya. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :