BKPH Sumbermanjing, Hanya Andalkan Pantai Bangsong


MALANG - Pendapatan Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Sumbermanjing, Kabupaten Malang di sektor pariwisata tahun 2018 tak mencapai target. Dari target Rp 7,7 miliar, mereka hanya mampu merealisasikan pendapatan Rp 5,7 miliar.
Asisten Perhutani (Asper) BKPH Sumbermanjing, Suyatno mengatakan, tak tercapainya target tersebut disebabkan beberapa faktor. Seperti cuaca yang ekstrem, termasuk tsunami yang terjadi di beberapa daerah.
“Saat hari libur di tahun-tahun sebelumnya, biasanya destinasi wisata yang kami kelola selalu penuh pengunjung. Tapi tahun 2018 menurun dan berdampak pada turunnya pendapatan,” tambahnya. Termasuk ketika pergantian tahun.
“Kunjungan saat pergantian tahun hanya 90 persen. Sepertinya peristiwa tsunami membuat masyarakat enggan datang ke pantai-pantai yang kami kelola,” ujarnya. Rencananya, mereka mengembangkan potensi serta membuka wisata baru.
“Target kami ada kenaikan 10 persen untuk sektor pariwisata. Upaya yang kami lakukan, selain meningkatkan potensi wisata yang sudah ada juga berencana membuka spot-spot atau destinasi wisata yang baru,” ungkap Suyatno.
BKPH Sumbermanjing sendiri, saat ini mengelola 15 wisata pantai di Kabupaten Malang. Dari 15 pantai itu, paling banyak dikunjungi adalah Pantai Bangsong Teluk Asmara (BTA). “Tahun 2018, tingkat kunjungan Pantai BTA mencapai 186,872 orang,” katanya.
Angka tersebut meningkat dua kali lipat dari yang ditargetkan hanya sebesar 96.325 pengunjung. “Tahun ini kami berharap tingkat kunjungandi Pantai BTA lebih banyak lagi,” tegasnya. Pihaknya mengaku menambah fasilitas spot foto di pantai itu. (ira/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :