BMH Berikan Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif


MALANG – Penanganan eks. Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) membutuhkan perhatian khusus supaya kedepannya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain. Upaya itu telah diwujudkan Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dengan membentuk Posyandu Sehat Jiwa ODGJ di Balai desa Petung Sewu, Selasa (22/1), kemarin.
Kepala Desa Petungsewu, Supriadi mengatakan, sangat berterima kasih dengan hadirnya Posyandu Sehat Jiwa di desanya. ‘’Kepada mitra Posyandu Jiwa, diantaranya dari Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Puskesmas Dau, RSJ dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, TKSK Kecamatan Dau , dan para masyarakat berbagai lapisan kami mengucapkan terima kasih telah mensuport dan membantu terus dalam menangani ODGJ,’’ ujarnya.
Menurutnya, dalam menangani ODGJ perlu sinergitas dengan berbagai pihak guna setelah penanganan masih ada program produktif berkelanjutan, terutama untuk tetap bisa menjaga kesehatan jiwanya. Hal ini dikarenakan selain mengobati ODGJ, orang tersebut juga harus di berikan keterampilan dan wawasan supaya kedepannya dapat bermanfaat.
Kepala Puskesmas Dau, dr. Yulia Rachmawati mengatakan, kegiatan ini berjalan secara berkesinambungan antar sektor sektor sehingga eks. ODGJ ini bisa bermanfaat daya guna dan menghasilakan sesuatu.  “Saya berharap dengan adanya Posyandu Sehat Jiwa ini kedepannya mereka bisa terapil dan bisa bekerjam,” kata dr. Yulia kepada Malang Post.
Selain itu, keterampilan eks ODGJ sangat penting untuk perbedaannya dalam sektor ekonomi. Manager Program dan Pendayagunaan BMH Jatim Imam Muslimin mengatakan, pihaknya akan memberikan program pemberdayaan ekonomi produktif terutama bagi eks. ODGJ. Sehingga kiprah dan peran masyarakat terutama eks. ODGJ ini semakin sejahtera dan sejahtera. “Insyaallah BMH berkomitmen mewujudkan kesejahteraan masyarakat berdaya dengan program kami sebaik mungkin,” ujar Muslimin.
Sementara itu untuk memperdayakan eks. ODGJ, BMH Perwakilan Jawa Timur memberikan bantuan berupa alat pembuat keset serta bahan baku kepada Posyandu sehat Jiwa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat supaya lebih mandiri.
Humas BMH Malang Ruwiyanto, S.Kom menambahkan, lembaganya akan terus memberikan support dan bantuan untuk meningkatkan perekonomian bagi masyarakat kurang mampu.
“Kami menghadirkan kader-kader jiwa yang sudah berhasil dan sukses untuk menularkan kemampuan maupun keterampilannya kepada masyarakat terutama eks. ODGJ. Karena sesungguhnya mereka memiliki potensi untuk berkarya akan tetapi kurangnya pendamping dan pembimbing sehingga ilmu pengetahuan dan kemauannya kurang,” pungkasnya. (mp4/sir/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :