Desa Kendalpayak Pertahankan Industri Lilin


PAKISAJI – Selama ini Kecamatan Pakisaji lebih dikenal dengan kesenian Topeng Malangan. Namun ada banyak industri kreatif lainnya yang tak kalah unggulnya. Ada kerajinan lilin yang berada di Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji. Diantaranya usaha kerajinan lilin milik Soebakir (72), berdiri sejak tahun 2005 lalu dan telah menembus pasar luar jawa dan menjadi ciri khas produk Desa Kendalpayak.
Kerajinan lilin yang baru 12 tahun dirintis Soebakir itu, mempekerjakan 15 pegawai, berasal dari lingkungan sekitarnya. "Kerajinan lilin jadi usaha yang dirintis setelah saya keluar dari pabrik pembuatan lilin. Itu karena saya ingin mandiri dan bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain," ujarnya kepada Malang Post.
Ia menjelaskan, tidak menduga jika kerajinan lilinnya bisa berkembang dan bertahan. Apalagi permintaan pasar melebihi dari target yang diproduksinya. "Alhamdulilah apa yang rintis dulu bisa bertahan saat ini. Mungkin karena sangat sedikitnya industri kreatif lilin rumahan yang ada di Pakisaji," terangnya.
Dalam memproduksi lilin, setiap harinya ia menghabiskan rata-rata delapan sak bahan baku. Ia menerima pembuatan segala jenis lilin, seperti lilin ulang tahun, lilin altar sebagai sembahyang dan lilin hotel. "Permintaan yang lebih banyak adalah lilin ulang tahun, namun untuk hari keagamaan tertentu permintaan lilin altar bisa lebih banyak," paparnya.
Diungkapkan Bakir, produksinya akan meningkat hingga 30 persen saat dua bulan sebelum Natal. Ia mengaku masih belum bisa memenuhi permintaan pasar, namun tidak akan memaksakankan diri ambil resiko yang besar. "Saya tidak memaksakan harus dapat berapa setiap bulannya, yang penting tetap bisa bertahan dan berjalan, sehingga pemenuhan hak untuk pegawai bisa tercukupi," pungkasnya. (eri/bua)

Berita Terkait

Berita Lainnya :