Dinas Peternakan Pantau Kesehatan Hewan Kurban

 
MALANG - Mendekeati Idul Adha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang memantau hewan kurban yang memenuhi syarat untuk disembelih. Rencananya pemantauan tersebut akan dilaksanakan H-7 sebelum pelaksanaan Ihul Adha. 
Upaya tersebut dilaksanakan untuk menjaga kemanan, kesehatan, keunggulan dan kehalalan hewan yang diperjualbelikan oleh pedagang musiman. Hal itu ditegaskan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Ir. Sujono.
Pihaknya akan melakukan pengawasan dan pemeriksaan kepada para hewan kurban dadakan.  “Pemeriksaan utamanya akan kita lakukan di pedagang yang menjual hewan kurban di pinggir-pinggir jalan,” katanya.
Setidaknya ada 25 titik utama perbatasan kabupaten kota seperti Pakis, Singosari, Karangploso, Lawang, Kepanjen, Pakisaji dan beberapa tempat lainnya. Nantinya, lanjut dia, pemeriksaan langsung akan dibagi menjadi dua tim. 
Bagian utara dan selatan, yang akan berjalan setiap hari selama satu minggu penuh. Dengan didampingi tenaga medis dan beberapa petugas dari Dinas Peternakan. Dalam pemeriksaannya meliputi layak tidaknya kriteria hewan untuk dikurbankan.
Menurutnya, kegiatan pemeriksaan hewan sebelum hari raya Idul Adha adalah kegiatan rutin yang dilaksakan setiap tahunnya. “Dengan agenda rutin ini, diharapkan hewan-hewan kurban memenuhi persyaratan,” tegasnya.
Selain itu, hewan yang dianggap tidak sehat akan diberikan pengobatan lebih lanjut. Untuk kemudian diapsatikan layak tidaknya dijual untuk hewan kurban. Karena banyak pada umumnya ditemukan hewan kurban yang sakit mata. 
Ia juga menghimbau, bagi masyarakat yang akan membeli hewan kurban sebaiknya diteliti terlebih dahulu. “Masyarakat harus teliti dalam memilih hewan kurban yang sehat, tidak cacat dan sudah berumur. Untuk kambing minimal berusia 1 tahun, sedangkan untuk sapi berusia 1,5 tahun,” tutup dia. (mg20/mar)

Berita Lainnya :