Dishub Kabupaten Gelar Mudik Gratis


MALANG – Program mudik gratis yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang mendapat respon cukup apik dari masyarakat. Terbukti, sampai dengan kemarin, sudah lebih 50 persen, kursi telah terisi.
Kepala Dishub, Kabupaten Malang Ek Hafi Lutfi mengatakan, dibandingkan tahun sebelumnya, tahun ini respon masyarakat lebih baik. Itu karena, selain pengumuman mudik gratis ditempel lebih awal, pemberangkatan mudik gratis juga tidak selang jauh waktunya dengan hari H Lebaran.
”Kalau tahun 2018 lalu, mudik gratis berangkat satu minggu sebelum hari H Lebaran. Ini selang waktunya cukup lama, sehingga banyak warga yang enggan. Tapi tahun ini, tiga hari sebelum hari H, jadi banyak masyarakat yang berminat,’’ katanya.
Dia menyebutkan, jika sampai dengan saat ini, pendaftaran mudik gratis masih dibuka. Masyarakat yang berminat mengikuti program ini, cukup datang ke kantor Dinas Perhubungan, atau ke kantor UPT Dinas Perhubungan. ”Datang cukup membawa KTP dan KK saja. Layanan mudik gratis ini untuk Malang Raya,’’ ucapnya.
Mudik gratis tersebut digelar bekerjasama dengan Bank Jatim. Program ini digelar sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Dia mengatakan, jika Lebaran merupakan moment warga untuk pulang kampung, bertemu dengan keluarga lainnya. Saat mudik, mereka harus mengeluarkan uang banyak, untuk naik kendaraan. ”Karena itu, kami berusaha mengurangi beban masyarakat saat mudik. Terutama dalam hal transportasi. Dengan begitu, biaya transportasi saat mudik, dapat digunakan untuk kebutuhan lainnya,’’ ungkap mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Malang ini.
Selain itu, program mudik gratis ini sekaligus mengurangi volume kendaraan di jalan raya. Dia tak menampik, bahwa banyak keluarga yang kemudian membawa kendaraan sendiri. Bahkan, mereka yang rumahnya jauh rela naik motor. ”Itu membahayakan, risiko di jalan sangat besar. Sehingga kami memberikan pilihan angkutan massal, yang dapat digunakan bersama-sama, tapi tingkat keselamatannya jauh lebih tinggi,’’ ungkapnya.
Mudik gratis ini, ada lima jurusan  yang disediakan. Yaitu Malang menuju Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Malang menuju Ngawi, Malang menuju Banyuwangi, Malang menuju Pacitan dan Malang menuju Bondowoso. ”Target kami tahun ini 250 orang. Itu karena bus yang digunakan untuk program ini memiliki kapasitas 50 orang. Bus yang digunakan merupakan bus pariwisata, dengan AC,’’ pungkasnya. (ira/udi)

Berita Terkait