Dishub Pasang Warning Light di 17 titik


MALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang memasang warning light di 17 lokasi berbeda. Tujuan pemasangan warning light tersebut untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas. Selain itu, melalui pemasangan rambu peringatan dini ini supaya pengendara lebih berhari-hati lagi saat melintas di persimpangan dan pusat keramaian.
Kepala Dishub Kabupaten Malang, Eka Hafi Lutfi mengatakan, fokus pemasangan warning light itu ada pada sejumlah jalan menuju tempat wisata dan pusat keramaian. “Kami berharap saat pegendara melihat warning light, supaya mengurangi laju kendaraan. Hal ini untuk mengantisipasi kecelakaan,” ujarnya kepada Malang Post, kemarin.
Dia menjelaskan, beberapa tempat yang dipasang warning light sepeti pertigaan Jurang Klampok, Desa Srigonco, Bantur dan Pertigaan Gondanglegi. “Dua titik itu selalu ramai oleh masyarakat dan juga pengendara,” imbuhnya.
Dengan adanya warning light itu, sekaligus mengantsipasi terjadinya kemacetan. Menurutnya pemasangan warning light di 17 titik itu, karena saat ini sudah banyak kendaraan yang melewati tempat tersebut. Sehingga, harus ada lampu peringatan dini supaya pengendara lebih berhati-hati saat melintas tempat tersebut. Selain itu, tujuan utama dalam hal ini mengantisipasi kecelakaan lalulintas.
“Kami berharap kepada masyarakat agar mentaati rambu-rambu yang ada dan sama-sama menjaga untuk tidak merusak fasilitas yang telah dibangun,” kata mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang ini. Masih kata Lutfi, pemasangan warning light ini juga merupakan hasil kajian bersama. Kajian dilakukan antara masyarakat, pemerintah desa, kecamatan dan juga kepolisian.
“Kami terus berupaya mengakomodir permintaan masyarakat demi kenyamanan berkendara dan bertransportasi. Selain itu, paling utama adalah mengurangi risiko kecelakaan,” pungkasnya. (big/udi) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :