DTPHP Siap Kembangkan Tanaman Kakao


KEPANJEN - Pemkab Malang siap mengembangkan tanaman Kakao setelah permintaan pasar internasional terus meningkat pertahunnya. Ini dikatakan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Ir Budiar Anwar.
Dia menjelaskan jika tanaman Kakao pernah berjaya di wilayah Kabupaten Malang. Bahkan sebelum era reformasi, Kakao dari Kabupaten Malang tembus pasar internasional. Fakta inilah yang memberikan semangat untuk mengembangkan kembali Kakao di Kabupaten Malang.
“Sekarang kami sedang mencoba, kembali menanam Kakao," kata Budiar. Dia mengatakan jika di Kabupaten Malang sendiri terdapat lahan produktif  untuk tanaman Kakao mencapai 40 hektar. Lahan tersebut berada di kawasan Kecamatan Pagak.
Budiar mengaku untuk pengembangan tanaman Kakao, pihaknya tak bisa sendiri. Tapi membutuhkan sinergi. “Untuk pengelolaan lahan, kami dibantu Unit Pengelola Hasil (UPH) khusus perkebunan Kakao,” terang mantan Kabag Umum Kabupaten Malang ini.
Harapannya dengan bantuan pengelolaan, Kakao dari Kabupaten Malang tak hanya berhasil dengan produksinya yang banyak. Tapi kualitas Kakao juga bagus. “Kualitas Kakao dari Kabupaten Malang dapat bersaing dengan negara Eropa,” tegasnya.
Dan dengan bantuan pengolaan ini, Budiar berharap Kakao dari Kabupaten Malang tak hanya bagus dalam segi kuantitas tapi juga kualitas. Seiring dengan pengembangan tanaman Kakao, pihaknya sedang menungggu bantuan bibit tanaman kakao dari Provinsi Jawa Timur.
Mantan Kasubag Humas Kabupaten Malang ini juga menyebutkan, dari data Suistanable Cocoa Development Program (SCDP) permintaan eksport kakao dari Jawa Timur mencapai 200.000 ton pertahun.
Sedangkan produksi kakao di Jawa Timur belum mencapai 50.000 ton pertahunnyadalam satu tahun.  Sedangkan data Kakao dari DTPHP Kabupaten Malang tahun 2018, produksi Kakao mencapai 35.000 ton pertanun. (ira/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :