Duet Tutik Wadjawati dan Haris Fadilah Pimpin Perumda Tirta


MALANG - Teka-teki siapa yang menjabat sebagai direktur umum dan direktur teknik pada Perumda Tirta Kanjuruhan, terjawab. Setelah dilakukan serangakan tes, akhirnya Wakil Bupati Malang, H. M. Sanusi memutuskan Tutik Wadjawati SE, sebagai Direktur Umum, dan Ir Mohammad Haris Fadilah, sebagai Direktur Teknik. Rencananya, keduanya akan dilantik pada Rabu (24/4) hari ini oleh Wakil Bupati Malang, H M Sanusi.
"Keduanya terpilih dengan pertimbangan, memiliki visi dan misi, yang ke depan dapat memuat Perumda Tirta Kanjuruhan semakin baik dan semakin maju," kata Sanusi.
Sanusi menyebutkan jika sebelumnya, rekruitmen direktur umum dan direktur teknik Perumda Tirta Kanjuruhan ini diikuti beberapa calon. Baru kemudian, satu persatu gugur, hingga akhirnya tersisa masing-masing jabatan tiga orang. "Tiga orang dari masing-masing jabatan ini kemudian melakukan presentasi, sekaligus wawancara. Dan presentasi yang paling baik, dengan visi misi terbaik, itulah yang terpilih," kata mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Malang ini.
Sanusi menyebutkan, salah satu program yang disebutkan dalam presentasi dua calon terpilih sebagai direktur adalah,  warga miskin ditahun 2020 bisa menyambung saluran air tanpa biaya, dan warga miskin juga tidak membayar air.
"Ini disampaikan calon direktur umum saat melakukan presentasi. Yaitu memberikan layanan gratis, baik penggunaan air maupun pemasangan baru untuk warga miskin. Program itu dilaksanakan pada tahun 2020, dan saat ini sedang dilakukan pendataan," ucap Sanusi.
Dan yang membuat mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini tak ragu, Tutik juga menjanjikan pendapatan Perumda Tirta Kanjuruhan tetap naik di tahun 2020. "Jadi dalam presentasi itu juga disampaikan, bahwa meskipun ada program gratis untuk warga miskin, tarif air tidak naik, tapi calon memastikan dapat menaikkan pendapatan. Ini luar biasa, dan dia bisa menyajikan data sangat rinci," tambah Sanusi.
Dan paling membuat Sanusi yakin, adalah program pembayaran sistem online. Baik pemasangan baru maupun pembayaran air setiap bulan. program ini disampaikan untuk meminimalisir terjadi pungli. Sedangkan calon direktur teknik, kata Sanusi, menyampaikan program beragam teknik layanan air. Melalui program tersebut, pelayanan semakin efisien, dan memberikan kepuasan terhadap masyarakat.
Selain itu, calon direktur teknik terpilih juga menyampaikan program pemberdayaan masyarakat lokal, dalam pekerjaan swa kelola. Selain bertujuan mengurangi kemiskinan, sekaligus untuk mengurangi angka pengangguran.
"Jabatan direktur ini bukan sekadar gaya-gayaan, tapi mereka memiliki tanggung jawab sangat besar. Untuk memajukan Perumda Tirta Kanjuruhan. Itu sebabnya, dalam seleksi lalu, selain penilaian dilakukan oleh Pansel (panitia Seleksi) saya juga langsung turun untuk menguji para peserta," tandas Sanusi. (ira/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :