magista scarpe da calcio Empat Kecamatan Rawan Semrawut


Empat Kecamatan Rawan Semrawut


MALANG – Sebanyak empat wilayah di Kabupaten Malang memiliki kepadatan tinggi dan berpotensi terjadi kesemrawutan lingkungan apabila tidak ditata dengan baik. Antisipasi itu, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang segera mengeluarkan regulasi penataan di empat wilayah tersebut.
Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM mengatakan, empat wilayah yang memiliki tingkat kepadatan tinggi yakni Kecamatan Singosari, Kecamatan Pakis, Kecamatan Pakisaji dan Kecamatan Karangploso. Harus ada pengendalian tata ruang untuk mengatasi kesemrawutan dan kekumuhan akibat kepadatan tinggi.
“Pengaturan tata ruang pada kawasan kepadatan tinggi mengacu pada regulasi serta rekomendasi yang telah ditetapkan oleh Badan Informasi Geospasial atau BIG,” ujar Wahyu kepada Malang Post kemarin. Dia menjelaskan, ada beberapa indikator untuk melakukan penataan wilayah dengan kepadatangan tinggi dengan metode 5C
Dalam hal ini adalah connection (hubungan), convenience (waktu yang efisien), convival, (ramah), comfortable (kenyamanan) dan conspicuousness (kejelasan). “Semua indikator itu harus dipenuhi untuk melakukan penataan tata ruang wilayah dengan kepadatan tinggi,” kata mantan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang ini.
Selanjutnya, mantan Camat Tajinan ini menjelaskan, penataan itu meliputi pedestrian, area pemukiman penduduk, ruang terbuka hijau dan fasilitas umum. Kemudian mengklasifikasikan area wilayah sesuai fungsinya masing-masing. Seperti daerah industri, daerah permukiman, daerah pertokoan, daerah pertanian dan perkantoran.
“Yang sudah kami implementasikan pengaturan ini adalah Kecamatan Singosari. Karena regulasinya sudah mendapat izin serta rekomendasi dari BIG,” kata dia. Hal ini, kata dia, untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari. Sekaligus pengembangan jalan tol Malang Pandaan dan Badan Otorita Pariwisata (BOP).
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Ir Tomie Herawanto MO mengatakan, penataan wilayak dengan kepadatan tinggi juga harus direncanakan dengan baik. Maka dari itu, pihaknya mendukung penuh lengkah dari DPKPCK Kabupaten Malang melakukan hal tersebut.
“Terutama wilayah Singosari dan Pakis, memiliki tingkat kepadatan sangat tinggi, karena saat ini sedang dibangun jalan tol Mapan. Belum lagi adanya KEK dan BOP, sehingga harus diatur supaya tidak kumuh serta semrawut,” tuturnya. Begitu pula daerah lain yang berpotensi memiliki tingkat kepadatan tinggi, kata dia juga harus diatur melaui regulasi. (big/lim) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :