Enam Kendaraan Baru Dukung Perawatan Taman


KEPANJEN -  Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang memiliki enam kendaraan dinas baru untuk operasional. Kendaraan tersebut akan difungsikan untuk perawatan taman.
Kepala DPKPCK Kabupaten Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat MM mengatakan, enam kendaraan baru iru adalah kendaraan roda tiga, dengan dua bentuk di bagian belakangnya. Yaitu satu berbentuk gerobak dan satu lagi bentuk tangki.
”Fungsinya untuk perawatan taman. Kalau yang gerobak digunakan untuk menyisir sampah, sementara yang bagian belakangnya tangki digunakan untuk menyiram,” paparnya. Dia mengatakan, tangki pada kendaraan roda tiga ini berkapasitas 500 liter.
Selain itu kendaraan ini juga dilengkapi dengan alat penyedot air, dan kecepatan kendaraan dapat disetel high and low. “Seperti mobil. Jika kondisi jalannya menanjak, speednya menggunakan yang high. Jika mendatar cukup low,” ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Malang mengeaskan, enam kendaraan roda tiga ini akan digunakan di tempat-tempat yang jalannya tidak terlalu lebar, atau taman yang kondisi jalannya kerap macet.
“Kalau menggunakan mobil tangki kesulitan. Sebab itu, dengan mobil ini bisa maksimal melakukan perawatan taman,” ungkap Wahyu, sapaannya. Operasional enam unit kendaraan ini akan dibagi ke beberapa kecamatan.
Dua kendaraan beroperasional di Singosari dan Lawang. Sedangkan dua lagi di wilayah Pakis, Tumpang dan Poncokusumo. Sedangkan sisanya, ditempatkan di wilayah Kepanjen. “Sekarang sedang diurus nomor kendaraannya. Tahun 2019 sudah bisa dipergunakan,” ucapnya.
Doktor Ilmu Sosial ini menyebutkan, selain dapat digunakan untuk menyiram tanaman, tangki motor juga dapat digunakan untuk membantu memadamkan api jika terjadi kebakaran. “Kapasitasnya memang tidak terlalu besar, tapi sesuai dengan spesifikasinya,” tegas dia.
Jika terlalu besar, justru akan membahayakan pengendaranya.  Kendaraan tangki motor itu dapat dikendarai dua orang. Satu pengemudi, dan satu lagi operator pompa. “Operator pompa berdiri di belakang karena bertugas menyiram tanaman,” tambahnya.
Wahyu mengatakan, sebelumnya DPKPCK sudah memiliki kendaraan operasional untuk perawatan taman. “Ini untuk melengkapi, agar saat diperlukan di tempat-tempat yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat, kendaraan ini bisa mengatasi,” tutup pria ini. (ira/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :