Gandeng Mbois Community, Disparbud Gelar Wediawu Festival Sport


MALANG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten (Disparbud) Malang bersama dengan Mbois Community menggelar acara Wediawu Festival Sport, Culture and Tourism, akhir pekan lalu. Kegiatan ini untuk mengangkat potensi budaya di Pantai Wediawu Desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo.
Kepala Disparhud Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, mengatakan, kegiatan festival budaya ini untuk lebih memperkenalkan wisata Wediawu kepada publik. Karena destinasi alam ini merupakan surga dunia yang tersembunyi, dengan memiliki keindahan alam yang luar biasa. Termasuk memiliki budaya kearifan lokal yang bagus.
"Supaya destinasi wisata bisa go publik, persyaratan yang harus dipenuhi adalah 3A. Yakni atraksi, aksesibilitas serta amenita. Salah satunya adalah mengenalkan budaya lokal dari sisi aspek atraksi," ungkap Made Arya.
Made mengatakan, pada kegiatan festival budaya, Diparbud menampilkan seni Jaranan Campursari Turonggo Budoyo yang merupakan kearifan lokal asli masyarakat Wediawu. Kesenian yang ditampilkan seperti Reog ataupun kuda lumping. Tidak hanya itu, dalam festival budaya tersebut, Disparbud juga menggelar kompetisi mendayung perahu kunting. Lomba traditional canoe (adu cepat) tersebut, diikuti oleh nelayan sekitar Pantai Bowele. "Lomba mendayung tersebut untuk sebagai representasi kehidupan sehari-hari para nelayan yang ada di pesisir pantai," terangnya.
Selain lomba mendayung, juga ada lomba surfing, yang menjadi ikon Pantai Wediawu. Kompetisi surfing diikuti 30 peserta. Baik yang turun di kelas beginner ataupun grommet.
Pantau Wediawu ini, merupakan destinasi alam yang sangat bagus dan digemari para penggila sport tourism. Karena selain bisa dijadikan surfing, juga bisa untuk snorkeling, jetski, banana boats dan speed boats. (agp/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :