Gandeng Polres Malang Awasi Tahapan Pemilu


KEPANJEN - Tingkat pelanggaran Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 masih sangat rawan terjadi. Meminimalisir kejadian pelanggaran, Bawaslu Kabupaten Malang menggandeng Polres Malang mengawasi setiap tahapan pemilu.
Bertempat di ruang Rupatama Mapolres Malang, Bawaslu Kabupaten Malang memberikan sosialisasi tentang kewenangan Bawaslu dalam persidangan pelanggaran administrasi Pileg dan Pilpres, kepada seluruh anggota Satreskrim dan Satuan Intelkam.
Sosialisasi tersebut, untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) anggota, pada saat pelaksanaan Pemilu. Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Pemilu Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva mengatakan, sosialiasi ini supaya anggota paham tentang pelanggaran yang terjadi saat Pemilu 2019.
Dimana dalam pesta demokrasi, ada dua jenis pelanggaran yang sering terjadi. "Yaitu pelanggaran pidana pemilu serta pelanggaran administrasi pemilu. Setiap pelanggaran tersebut, berbeda cara untuk menanganinya," ungkap George da Silva.
Dikatakan dia, sosialisasi yang disampaikan ini, tujuannya supaya anggota paham. Sehingga ketika ada laporan atau temuan pelanggaran bisa dimengerti. Semua laporan pelanggaran pemilu yang didapat anggota polisi, harus diarahkan atau dilaporkan ke Bawaslu atau Panwascam setempat.
Berdasarkan laporan tersebut, Panwascam akan menangani pelanggaran sesuai prosedur. Yakni seusia Peraturan Bawaslu nomor 8 tahun 2018 tentang penanganan pelanggaran administrasi. Dan Peraturan Bawaslu nomor 7 tahun 2018 tentang penanganan temuan dan laporan pelanggaran pemilu.
"Melalui sosialiasi ini kami harapkan, anggota Polri bisa ikut mengawasi dan tahu prosedur laporan adanya pelanggaran pemilu. Sehingga nantinya bisa bersinergi dengan Panwascam, untuk bersama-sama menjaga kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019, supaya berjalan aman dan nyaman," paparnya. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :